
Margonda | jurnaldepok.id
Volume sampah di Kota Depok paska hari raya Lebaran meningkat hingga 25 persen didominasi oleh sampah sisa makanan.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok, Abdul Rahman kepada wartawan mengatakan, tercatat peningkatan volume sampah sebesar 17 hingga 25 persen.
Kenaikan tersebut disebabkan oleh meningkatnya aktivitas konsumsi masyarakat, maraknya pasar tumpah, serta berbagai kegiatan silaturahmi dan perayaan di lingkungan warga.

Dia menyebut bahwa kenaikan jumlah volume sampah saat Lebaran merupakan tren tahunan yang sudah diantisipasi dengan sejumlah strategi pengelolaan.
“Kami sudah mengantisipasi peningkatan volume sampah ini. Kami juga mengimbau kepada seluruh warga untuk meminimalisir timbunan sampah dengan kembali kepada kearifan lokal,” katanya.
Berdasarkan data DLHK Kota Depok, timbunan sampah pada malam takbiran hingga Hari Raya pertama (H+1) Lebaran mencapai 1.100 ton.
Meskipun Tempat Pembuangan Akhir (TPA) tutup pada Hari Raya kedua (H+2), DLHK Kota Depok tetap mengoperasikan sembilan armada Satgas dan berhasil mengangkut sekitar 120 ton sampah.
“Layanan pengangkutan sampah kembali normal pada Hari Raya ketiga (H+3) dengan volume mencapai 870 ton. Rata-rata timbulan sampah harian di Kota Depok berada di angka 1.300 ton,” ujarnya.
Dikatakannya, jenis sampah yang paling mendominasi selama masa Lebaran adalah sampah domestik, seperti sisa makanan, plastik, kertas, logam, kain dan barang-barang bekas rumah tangga lainnya.
Meski tantangan meningkat, lanjutnya, DLHK menegaskan bahwa kolaborasi warga sangat dibutuhkan dalam menjaga kebersihan dan keberlanjutan lingkungan.
“Kami mengapresiasi para petugas lapangan yang tetap siaga selama libur Idul Fitri. Namun, tentu kami juga sangat berharap peran aktif masyarakat dalam mengelola sampah dengan bijak,” tambahnya.
Sebagai langkah jangka panjang, DLHK terus mendorong masyarakat untuk menerapkan prinsip Reduce, Reuse, Recycle (3R) dalam kehidupan sehari-hari, terlebih di masa perayaan besar seperti Lebaran.
“Idul Fitri adalah momen kemenangan. Mari kita rayakan dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab terhadap lingkungan, demi Depok yang lebih bersih dan berkelanjutan,” pungkasnya. n Aji Hendro








