Wali Kota Depok Sampaikan Duka Mendalam, Selamat Jalan Kiai Syukron Ma’mun

312
Wali Kota Depok, H. Supian Suri saat melayat KH. Syukron Ma'mun di Ponpes Daarul Rahman, Jakarta, Minggu (18/10/2026).

Margonda | jurnaldepok.id
Wali Kota Depok, H. Supian Suri menyampaikan ucapan bela sungkawa atas meninggalnya tokoh ulama kharismatik, Prof. Dr. KH. Syukron Ma’mun pada, Minggu (18/10/2026) pukul 9.25 WIB di Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI) Jakarta.

SS sapaan H. Supian Suri mengaku sangat bersedih saat mendengar kabar wafatnya KH. Syukron Ma’mun, seraya meminta kepada seluruh warga muslim Kota Depok untuk mengirimkan doa untuk almarhum Kiai Syukron Ma’mun yang lebih dari separuh hidupnya dihabiskan untuk berdakwah.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok kami menyampaikan turut berduka yang mendalam atas wafatnya Pak Kiai Syukron Ma’mun. Semoga Allah menjadikan alam kuburnya raudhah min riyadhil jannah,” ucap Supian.

Saat ditanya sejauh mana dirinya mengenal sosok KH. Syukron Ma’mun, Supian mengatakan, Syukron Ma’mun merupakan salah satu ulama besar, tokoh nasional yang memiliki banyak kontribusi dalam melahirkan tokoh dan ulama terkemuka di tanah air, termasuk para mubaligh yang ada di Kota Depok. Beliau juga dikenal sebagai sosok paling konsisten dan tegas dalam menyampaikan kebenaran.

“Beliau sangat konsisten dan tegak lurus dalam menyampaikan amar ma’ruf nahi munkar. Beliau tetap fokus menyampaikan syi’ar Islam dan mencetak generasi Islami melalui pendidikan Agama Islam. Banyak warga Kota Depok yang sampai sekarang belajar dan menimba ilmu agama di Pondok Pesantren beliau,” paparnya.

Ungkapan bela sungkawa juga disampaikan oleh sejumlah tokoh ulama dan tokoh masyarakat. Pengasuh sekaligus pimpinan Ponpes Sa’id Yusuf, KH. Saroni, NA mengaku sangat kehilangan sosok KH. Syukron Ma’mun yang menurutnya merupakan tokoh ulama paling konsisten dalam menegakkan kebenaran.

“Kiai Buya Syukron Ma’mun bukan hanya sekedar tokoh ulama biasa, namun bisa disebut salah satu pejuang Islam yang sangat pemberani dan konsisten dalam menegakkan amar ma’ruf nahi munkar. Beliau orang baik dan kita bangsa Indonesia hari ini kehilangan sosok ulama besar yang telah mencetak ribuan ulama,” ungkapnya. n Asti Ediawan

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here