
Bojongsari | jurnaldepok.id
Lurah Pondok Petir, Kecamatan Bojongsari Rengga Nugraha Rojali mengapresiasi kesigapan jajaran Satgas Banjir Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) membersihkan material turap Kali Ciledug di wilayah RW 04, yang roboh beberapa waktu lalu.
“Kami sangat mengapresiasi teman teman Satgas SDA Dinas PUPR yang begitu sigap mengeruk material turap ambrol yang menimbun bidang kali yang menghambat laju air ke hilir,” ujar Rengga.
Dikatakannya, jika tumpukan material turap yang roboh tidak langsung di singkirkan dari badan kali, dikhawatirkan akan memicu luapan air dan mengakibatkan banjir di kawasan sekitar.
Terimakasih kami ucapakan kepada jajaran Satgas Banjir SDA Dinas PUPR yang selalu siap membantu kami merawat kawasan seputar kali yang ada di wilayah Kelurahan Pondok Petir,” tutur Rengga.
Ungkapan terimakasih juga disampaikan oleh Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Kelurahan Pondok Petir, Kecamatan Bojongsari, Ariyanto.
Ari mengatakan, peristiwa longsor dan turap ambrol sudah beberapa kali terjadi di sejumlah kali yang melintas di wilayah Pondok Petir bahkan pada awal tahun silam ambrolnya turap penyangga badan kali memicu luapan air dan menggenangi kawasan sekitar.
“Bukan baru kali ini turap ambrol terjadi di wilayah kami tapi sudah beberapa kali kejadian, Alhamdulillah jajaran SDA Dinas PUPR cepat tanggap dan lugas membenahi turap kali di wilayah kami,” tukas Ari.
Turap ambrol pasca hujan beberapa hari silam tak hanya terjadi di kawasan kali Ciledug Pondok Petir tapi juga terjadi di Kali Grogol dikawasan Kelurahan Limo tepatnya dekat taman Merak RW 10, Kelurahan Limo, namun perbaikan turap dilaksanakan oleh balai besar wilayah sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC).
Menanggapi hal ini, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Limo, H. Abdul Hamid mengaku tak pernah pusing jika ada kerusakan turap Kali Grogol yang melintas di wilayah Limo sebab kata dia kerusakan turap sudah menjadi tanggung jawab BBWSCC.
“Ya, udah sering saya lihat turap dekat taman itu ambrol tapi selalu ada orang pusat yang memperbaiki katanya mereka dari balai besar wilayah sungai Ciliwung Cisadane,” ungkap H. Abdul Hamid. n Asti Ediawan








