
Cipayung | jurnaldepok.id
Pelebaran Jalan Raya Cipayung ke Gg H.Muhidin dimulai dengan melakukan pembersihan area di lokasi. Pembersihan dengan melakukan penebangan pohon yang ada di sepanjang Jalan Raya Cipayung dari Jembatan Serong ke arah Gg H Muhidin.
Berdasarkan pantauan di lokasi Jalan Raya Cipayung terlihat para pekerja dan dua alat berat melakukan kegiatan.
Lurah Cipayung Husni Mubarak kepada wartawan mengatakan pekerjaan pelebaran Jalan Raya Cipayung dari Jembatan Serong ke H Muhidin sudah mulai dikerjakan. Pekerjaan dimulai dengan melakukan penebangan pohon dan pembersihan di lokasi Jalan Raya Cipayung.
Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) terus memperkuat infrastruktur pengairan dengan memasang dinding turap menggunakan sheet pile di Saluran Sekunder Cabang Barat, Jalan Raya Cipayung, Kelurahan/Kecamatan Cipayung.
Kepala DPUPR Kota Depok, Yodi Joko Bintoro mengatakan dinding turap yang dibangun memiliki panjang 118,5 meter. Infrastruktur tersebut berfungsi menahan tanah agar tidak longsor, sekaligus melindungi infrastruktur di sekitar saluran dari pergeseran tanah dan gerusan arus.
Pekerjaan tersebut juga melibatkan dua bidang di DPUPR. Setelah pemasangan sheet pile oleh Bidang Sumber Daya Air (SDA), pekerjaan akan dilanjutkan Bidang Bina Marga melalui pelebaran jalan dan betonisasi.
“Pekerjaan ini melibatkan dua bidang sekaligus. Setelah pemasangan sheet pile oleh Bidang Sumber Daya Air (SDA), nantinya akan dilanjutkan dengan Bidang Bina Marga dengan pelebaran jalan dan betonisasi,” jelasnya.
Yodi berharap pembangunan turap tersebut dapat memberikan rasa aman sekaligus manfaat bagi masyarakat yang beraktivitas di sekitar lokasi.
Wali Kota Depok, H. Supian Suri menegaskan pembangunan infrastruktur masih menjadi prioritas utama pada tahun kedua dan seterusnya masa kepemimpinannya.
Penataan akan dilakukan mulai dari Jembatan Serong menuju Jalan H. Muhidin, Kecamatan Cipayung, terutama karena kawasan tersebut akan terhubung dengan exit tol di kawasan tanah merah.
Langkah tersebut penting agar kemacetan tidak berpindah ke titik baru saat akses tol mulai beroperasi. Karena itu, pelebaran Jalan Cipayung hingga Jalan H. Muhidin juga masuk dalam daftar prioritas pembangunan.
:Kami Pemkot Depok bahkan menargetkan pembebasan Jalan Muhidin sebagai bagian dari strategi memperlancar akses keluar-masuk tol,” katanya.
Pemerintah Kota Depok terus menggenjot upaya dalam menghadirkan bukaan Tol Cipayung pada ruas Tol Depok-Antasari (Desari). Akses baru ini diyakini bakal menjadi salah satu solusi yang ampuh dalam mengurai kemacetan di Kota Depok.
Supian Suri mengatakan, Pemerintah Kota Depok mendukung penuh kelanjutan proyek pemerintah pusat tersebut, termasuk merampungkan pembangunan infrastruktur sepanjang kurang lebih empat kilometer yang mengarah menuju bukaan Tol Cipayung.
Dukungan diwujudkan melalui rencana peningkatan dan pelebaran infrastruktur jalan penghubung, khususnya di Jalan Muhidin dan Jalan Garuda.
Kedua ruas jalan tersebut saat ini dinilai belum cukup memadai untuk menampung proyeksi lonjakan volume kendaraan dari dan menuju gerbang tol. n Aji Hendro








