
Margonda | jurnaldepok.id
Drajat Karyoto atau akrab disapa Drakar mendapat dukungan besar dari hampir mayoritas klub basket di Kota Depok. Para klub berharap Drakar dapat menjadi Ketua Persatuan Bola Bakset Indonesia (Perbasi) Kota Depok periode 2026-2030.
Hendra Jimbrong, salah satu pengurus klub basket di Kota Depok kepada Jurnal Depok mengatakan, ada sekitar 13 club sudah bertemu dengan Drajat Karyoto.
“Dari hasil pertemuan silahturahmi kita sepakat 1 gerbong yang terdiri dari 22 klub yang terdata di Perbasi dan mendapat hak suara memilih sesuai dengan AD atau ART Perbasi bersedia mendukung Drajat Karyoto untuk maju sebagai Ketua Perbasi Depok periode 2026-2030,” katanya, Selasa (15/9/2026).
Klub yang memberikan dukungan kepada Drajat Karyoto dan Hendra Jimbrong yakni Bhegos, New Laser Gambit, NBC, Depok Heros, Gambit, Level Up, Phoenix,Kartika Raya,Gede. Adora, Pribadi,Portal dan Iwan Hoops.
Hendra Jimbrong menambahkan, para klub memberikan dukungan kepada Drajat Karyoto dinilai bisa membawa angin segar kemajuan dunia bola basket di Kota Depok.
“Dan agar tetap terjaga sinergi antara klub dan pemerintah Kota Depok,” ujarnya.
Sementara itu, Penasihat Klub Gambit sekaligus salah satu inisiator Perbasi Depok, Hendra Fakthoni menambahkan, di Muskot Perbasi Depok, Hendra menyebut Drajat Karyoto menjadi salah satu figur yang dinilai memiliki kesiapan untuk membawa organisasi ke arah yang lebih baik.
Menurut dia, pengalaman Drajat yang berada di lingkungan pemerintahan menjadi salah satu pertimbangan karena organisasi olahraga juga membutuhkan komunikasi yang baik dengan berbagai pihak.
“Organisasi tidak bisa lepas dari dukungan pemerintah. Karena itu, diperlukan sosok yang memahami bagaimana berkomunikasi dengan birokrasi,” katanya.
Dia menyampaikan bahwa salah satu keresahan utama klub saat ini adalah minimnya kompetisi resmi dalam dua tahun terakhir. Menurut Hendra, kondisi tersebut berdampak terhadap semangat klub yang sebelumnya terus berkembang.
Ia menyebut jumlah klub basket di Depok meningkat dari tujuh menjadi sekitar 22 klub, tetapi belum diiringi dengan kompetisi yang rutin.
“Yang pertama, kita sudah dua tahun ini kompetisi kejuaraan tidak pernah ada. Padahal dari awalnya tujuh klub sekarang berkembang menjadi 22 klub. Dengan adanya perubahan ini, kita ingin ada semangat baru,” ujarnya.
Ia mengatakan perubahan kepengurusan Perbasi Depok ke depan diharapkan tidak hanya berfokus pada kepentingan kelompok tertentu, tetapi mampu merangkul seluruh klub.
Hendra menilai setiap posisi dalam kepengurusan nantinya perlu diisi oleh orang-orang yang memiliki kemampuan, integritas, kemauan, serta program kerja yang jelas. n Aji Hendro








