Peserta Magang Asal Depok Merasa Bahagia di Jepang

40
Salah satu peserta magang di Jepang, Azahra saat membagikan video.

Margonda | jurnaldepok.id
Para peserta magang dari Kota Depok di Negeri Sakura merasa senang dan bahagia.

Salah satu peserta magang di Jepang, Azahra mengucapkan terima kasih kepada Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) dan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok yang sudah memberikan kesempatan kepadanya untuk mengikuti program tersebut.

Dia menambahkan, Pemkot Depok melalui Disnaker menyelenggarakan program pelatihan dan magang gratis ke luar negeri khususnya Jepang program ini mencakup pelatihan bahasa dan budaya. Menurutnya ini adalah suatu pengalaman yang sangat berharga dan tidak bisa dilupakan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota Depok dan Disnaker Depok atas pelatihan magang kerja di bank saya bekerja sebagai ilmu pengalaman serta kesempatan untuk bisa bekerja di Jepang belajar bahasa selama 4 bulan secara gratis,” katanya, Rabu (15/7/2026).

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Depok, Nessi Annisa Handari menambahkan, Pemkot Depok tengah berupaya keras menekan angka pengangguran.

Salah satunya adalah dengan membuka program magang dan kerja di Jepang yang merupakan salah satu program yang masuk dalam skala prioritas.

“Pak Wali Kota (Supian Suri) konsen banget ini terhadap penurunan angka pengangguran. Bagaimana kita menyiapkan berbagai macam program yang langsung bisa dimanfaatkan oleh masyarakat, dan masyarakat langsung mendapatkan pekerjaan ini,” katanya.

Dia menambahkan, ada beberapa program yang memang menjadi prioritas Wali Kota Depok untuk dilakukan oleh Disnaker dalam rangka memfasilitasi warga untuk mendapatkan pekerjaan.

Di antaranya adalah dengan program magang dan kerja di Jepang. Tercatat sudah ada 100 peserta yang telah diberangkatkan ke negara tersebut.

“Yang sudah kita latih itu 160 orang, nah itu hampir 100-an lebih yang sudah berangkat ke Jepang,” ujarnya.

Di negara tersebut, mereka bekerja diberbagai sektor, seperti pertanian, otomotif, perbengkelan dan lain-lain.

Nessi memastikan, sebelum bertolak ke Jepang mereka mendapat pelatihan khusus selama empat bulan, dan itu dibiayai Pemkot Depok.

Nessi menyebut, program ini memang sengaja dirancang agar mereka yang berangkat sudah siap kerja. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here