
Laporan: Asti Ediawan
Kemunculan air tanah yang memiliki rasa asin di wilayah RT 03/02, Kelurahan Duren Mekar, Kecamatan Bojongsari, tak pelak membuat heboh warga sekitar.
Bahkan banyak warga yang sengaja mandi menggunakan air tersebut lantaran meyakini bahwa air yang keluar dari pipa paralon sumur bor itu dapat dijadikan obat dan bisa menyembuhkan penyakit.
Kabar munculnya semburan air asin yang membuat heboh warga dibenarkan oleh Lurah Duren Mekar, Kecamatan Bojongsari, Devis Herlando.

“Ya, benar dalam beberapa minggu terakhir banyak warga yang mendatangi lokasi munculnya air yang sebenarnya merupakan air sumur bor yang dibuat oleh jajaran Polda Metro Jaya untuk mengantisipasi kelangkaan air bersih pada musim kemarau, dan yang membuat unik adalah air yang keluar dari pipa paralon itu rasanya sangat asin bahkan melebih asinnya air laut, nah ini yang membuat sebagian warga meyakini bahwa air tersebut bisa dijadikan obat dan dapat menyembuhkan penyakit,” ungkap Devis.
Meski demikian, Devis mengimbau kepada masyarakat agar tidak mengaitkan fenomena ini dengan isu bernuansa mistis sebab secara ilmiah rasa asin pada air bisa dipicu beberapa sebab seperti kadar mineral kandungan ion klorida dan natrium air bawah tanah yang sangat tinggi atau pemicu lainnya.
“Air yang asin itu muncul dari pipa paralon sumur bor yang di pantek sedalam 50 meter, karena airnya asin maka sudah dilakukan pengeboran ulang sedalam 25 meter dan air nya tidak asin, tapi tetap saja warga heboh dengan fenomena air asin itu,” ujar Devis yang di amini oleh Endang selaku Ketua RW 02, Kelurahan Duren Mekar, Kecamatan Bojongsari.
Meski mengimbau warga untuk tidak membesar besarkan isu kemunculan air asin tersebut, namum Devis mengaku tidak berhak melarang dan mencegah siapapun yang datang kelokasi.
“Ya kami tidak bisa melarang orang datang ke lokasi tempat sumur bor itu untuk mandi atau sekedar mengambil air yang katanya buat obat,” tutupnya. n








