
Cinere | jurnaldepok.id
Meningkatnya jumlah kendaraan yang melintas di ruas jalan raya Gandul yang tidak disertai dengan penambahan lebar bidang jalan sangat berdampak terhadap kepadatan arus lalu lintas bahkan di jalur Gandul – Pangkalan Jati hampir setiap saat terjadi kemacetan akibat minimnya lebar jalan.
Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Gandul, Kecamatan Cinere, Boy Ishak Iskandar mengatakan lebar jalan di ruas jalan raya Gandul dua arah lebarnya berkisar 6 hingga 8 meter sehingga hanya cukup untuk satu kendaraan roda empat hal ini yang kerap memicu kemacetan terlebih pada jam pergi dan pulang kerja.
“Semua ruas jalan di Gandul dua arah sementara lebarnya cuma enam sampai delapan meter, ini yang membuat jalan raya Gandul selalu macet karena volume kendaraan melintas terus meningkat,” papar Boy Iskandar.

Dikatakannya, peningkatan jumlah kendaraan melintas sudah mulai terasa sejak jalan tol mulai di fungsikan pada beberapa tahun silam lantaran banyak kendaraan keluar masuk di pintu tol Brigif yang melintas di jalan raya Gandul.
“Ya, sekarang banyak kendaraan roda empat yang hendak ke arah Jakarta tadinya lewat jalan raya Cinere sekarang lewat jalan raya Gandul untuk masuk ke pintu Tol Brigif, ini salah satu yang memicu kemacetan jalan raya Gandul,” ungkap Boy Ishak Iskandar.
Dia mengatakan, satu satu solusi untuk mengurangi kemacetan di ruas jalan raya Gandul harus dilakukan pelebaran bidang jalan masing masing jalur minimal menjadi 10 hingga 12 meter.
“Enggak ada cara lain selain melebarkan bidang jalan karena volume kendaraan melintas pasti akan terus bertambah dan harus diimbangi dengan penambahan lebar bidang jalan,” tutup Boy. n Asti Ediawan








