

Limo | jurnaldepok.id
Meski kerap meraih prestasi pada kejuaraan pencak silat tingkat Nasional dan Internasional namun keberadaan Perguruan Pencak Silat Pasundan Indonesia (PPSPI) yang bermarkas di Kampung Utan Jaya Rt 04/08, Kelurahan Grogol, Kecamatan Limo hingga saat ini ternyata belum mendapat perhatian dan support dari Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dalam hal ini Dinas Pemuda, Olah Raga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporyata) Kota Depok.
Nurman Olay salah satu pengurus Perguruan Pencak Silat Pasundan Indonesia (PPSPI) mengatakan keberhasilan para atlet pencak silat sanggar PPSPI mendulang prestasi pada sejumlah kejuaraan pencak silat secara tidak langsung telah mengharumkan nama Kota Depok di tingkat Nasional maupun Regional namun sayangnya lanjut dia sampai saat ini belum ada perhatian dari Pemerintah Kota (Pemkot) Depok atau Disporyata kepada PPSPI dalam upaya mengembangkan seni bela diri tradisional di sanggar PPSPI.
“Selama ini para atlet Sanggar Pencak Silat PPSPI sudah sering mendulang prestasi baik di kejuaraan tingkat Nasional maupun Internasional yang jelas mengharumkan nama Kota Depok tapi sayangnya kami belum mendapatkan perhatian dari Pemerintah dalam upaya melaksanakan upaya pelestarian seni bela diri pencak silat,” katanya.

Dari itu, lanjutnya, kedepan ia berharap Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melalui Dinas Pemuda, Olah Raga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporyata) dapat memberikan perhatian dan dukungan moril dan spirituil guna menunjang kegiatan pengembangan seni bela diri tradisional pencak silat di sanggarnya.
Harapan yang sama disampaikan oleh Sobirin selaku Ketua Perguruan Pencak Silat Pasundan Indonesia (PPSPI).
“Ya, kami tentu sangat membutuhkan dan mengharapkan support dari Pemerintah dalam upaya melestarikan seni budaya tradisional pencak silat,” ujar Soborin.
Dia menjelaskan, keikutsertaan PPSPI dalam kejuaraan pencak silat Jakarta Nasional Championship 4 yang digelar pada 30 hingga 31 Mei 2026 di GOR Ciracas Jakarta Timur berhasil mendulang 41 medali dengan rincian 24 medali emas, 10 medali perak dan 7 medali perunggu sehingga menempatkan tim PPSPI sebagai runner up juara umum.
“Alhamdulillah kami sangat bersyukur atas prestasi yang diukir oleh para pesilat kami yang memperoleh sangat banyak gelar juara sehingga dinobatkan sebagai juara umum kedua pada kejuaraan pencak silat tingkat nasional kemarin, kami berharap kedepan para pesilat kami bisa merebut gelar juara umum,” pungkasnya. n Asti Ediawan








