
Margond | jurnaldepok.id
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi bersama Wali Kota Depok, Supian Suri naik angkutan kota (angkot) keliling sejumlah titik di Kota Depok.
KDM, sapaan akrabnya bersama Supian memulai perjalanan dari kawasan Pasar Palsigunung, Kecamatan Cimanggis.
Dari Pasar Pal mereka melanjutkan perjalanan ke Jalan Juanda, Kecamatan Sukmajaya. Didalam angkot, KDM dan Supian Suri di sepanjang jalan melihat kondisi trotoar di Jalan Raya Bogor yang sudah rusak.

“Itu pak Wali kondisi trotoarnya sudah lama rusak dan rumput-rumputnya sudah tinggi,” kata KDM, Senin (7/6/2023).
Sesampainya di Jalan Juanda KDM menemukan saluran air yang dipenuhi sampah. Setelah di Jalan Juanda, KDM dan Walikota Depok Supian Suri menuju ke lokasi SMA 1 Depok di Jalan Nusantara Kecamatan Pancoran Mas.
“Alhamdulillah, saya melihat fasilitas sekolah ini cukup lengkap dan lingkungannya bersih,” ucap Dedi di SMAN 1 Depok.
Dia menambahkan, ini modal yang baik untuk membangun sekolah yang mampu melahirkan generasi unggul.
“Tinggal dilakukan beberapa penataan agar suasana belajar menjadi lebih nyaman dan representatif,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan rencana penataan kawasan di belakang sekolah, khususnya area sekitar Situ Rawa Besar di belakang SMAN 1 Depok.
Kawasan tersebut dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi ruang terbuka yang dapat dimanfaatkan warga sekolah.
“Nanti kawasan di belakang sekolah, termasuk sekitar Rawa Lio, akan ditata. Kita ingin ada jogging track dan ruang yang lebih nyaman sehingga lingkungan sekolah tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga menjadi ruang yang sehat dan menyenangkan bagi siswa,” tukasnya.
Menurut Dedi, konsep Sekolah Manusia Unggul (MAUNG) tidak hanya berbicara mengenai kualitas akademik, tetapi juga bagaimana lingkungan sekolah mampu membentuk karakter, kedisiplinan, serta kesehatan fisik dan mental peserta didik.
“Kita ingin sekolah menjadi tempat yang membuat anak-anak merasa nyaman, bahagia, dan termotivasi untuk belajar. Karena kualitas pendidikan tidak hanya ditentukan oleh ruang kelas, tetapi juga oleh lingkungan yang mendukung tumbuh kembang mereka,” pungkasnya. n Aji Hendro








