Sanggar Tari Larasati Gelar Pentas Seni Evaluasi Kenaikan Tingkat

73
Para siswa sanggar tari Larasati foto bersama.

Laporan: Aji Hendro
Sanggar Tari Larasati Kota Depok sukses menyelenggarakan kegiatan Evaluasi Kenaikan Tingkat di Atrium Pesona Square, Jalan Juanda, Kecamatan Sukmajaya, Depok.

Evaluasi Kenaikan Tingkat disajikan dalam bentuk pagelaran tari yang memukau dari anak-anak didik Sanggar Tari Larasati. Atrium Pesona Square dipenuhi antusias pengunjung, baik orang tua siswa hingga penikmat seni tari.

Pemimpin Sanggar Tari Larasati, Kurniawan mengatakan, pagelaran ini merupakan sebuah ujian kenaikan tingkat bagi para siswa.

Melalui penampilan di atas panggung, mereka dievaluasi langsung atas penguasaan teknik, keluwesan gerak, dan penjiwaan tarian yang telah mereka pelajari selama masa latihan.

Penilaian dilakukan oleh dewan juri yang terdiri dari para pakar (expert) yang telah malang melintang di dunia tari tradisional, serta praktisi dan akademisi di bidang seni tari.

“Evaluasi Kenaikan Tingkat adalah ajang pembuktian dari anak-anak di Sanggar Tari Larasati, hasil dari latihan panjang selama ini. Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh orang tua yang mempercayakan anak-anaknya kepada Sanggar Tari Larasati,” katanya, Selasa (12/5/2026).

Kegiatan ini diharapkan dapat terus memotivasi generasi muda, khususnya di Kota Depok untuk mencintai dan melestarikan seni budaya tradisional Indonesia.

Selain itu, pagelaran di ruang publik seperti pusat perbelanjaan juga bertujuan untuk mendekatkan seni tari kepada masyarakat luas.

Ia menambahkan, Sanggar Tari Larasati adalah sebuah grup seni budaya yang diinisiasi oleh Henny Novianty, Kurniawan dan Steviana.

Berawal dari kecintaan mereka terhadap seni budaya nusantara, khususnya seni tari dan seni musik tradisional yang demikian kaya dan beragam.

“Namun sangat kontras dengan menipisnya kepedulian generasi muda saat ini untuk turut mengapresiasi, mempelajari, mendalami, mempertunjukan dan melestarikannya,” ujarnya.

Tahun 2009, mereka membentuk tim yang secara konsisten dan berkelanjutan memberikan pelatihan seni tari kepada generasi muda, serta mendorong mereka untuk tampil di berbagai event, festival, maupun kompetisi, baik di tingkat lokal, nasional, regional maupun internasional.

“Moto kami adalah ‘Berlatih Keras, Berusaha dan Berdoa untuk Mewujudkan Impian’,” tukasnya.

Kurniawan dipercaya menjadi pimpinan Sanggar Tari Larasati. Henny Novianty merupakan lulusan S1 Jurusan Seni Tari Universitas Negeri Jakarta (UNJ), tim ahli di bidang artistik dan teknis pertunjukan. Sedangkan Steviana memiliki latar belakang dan pengalaman di bidang seni budaya yang sangat kuat, berfokus menangani urusan administratif.

Dalam perjalanannya dengan semakin banyaknya anak didik yang belajar, Sanggar Tari Larasati kemudian membentuk tim manajemen yang terdiri dari tim ahli di bidang artistik yang terdiri dari tujuh guru tari.

Tim penari dan pemusik utama (terdiri dari 11 orang), dan tim administratif (yang terdiri dari satu orang) untuk mendukung keseluruhan kegiatan operasional Sanggar Tari Larasati. n

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here