Pemkot Depok dan Kodim Kompak Gelar Karya Bakti di 11 Kecamatan

4
Kolaboirasi Pemkot dan Kodim dalam menggelar karya bakti di 11 kecamatan.

Bojongsari | jurnaldepok.id
Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) bekerjasama dengan Kodim 0508 menggelar Karya Bakti di 11 Kecamatan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala PUPR Kota Depok, Yodi Joko Bintoro mengatakan, Karya Bakti dilakukan di 11 Kecamatan di Kota Depok. Lokasi yang disasar Karya Bakti yakni Jalan Mandor Tajir RT 04/18, Kelurahan Pondok Petir, Kecamatan Bojongsari, tepatnya di Anak Kali Angke Lima.

Lokasi di Jalan H. Sulaiman RT 05/05 Kelurahan Bedahan, Kecamatan Sawangan. Jalan Raya Keadilan Rawadenok RT/RW 02 Kelurahan Rangkapan Jaya Baru; Jalan Pendowo Grogol di Kelurahan Grogol Kecamatan Limo.

Lokasi lainnya, depan Kantor Diklat Kemenkumham dekat Jalan H. Terin, Pangkalan Jati, Kecamatan Cinere. Untuk di Beji dipusatkan di Raden Sanim Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Beji. Kali Cabang Tengah RT 05/04 Kelurahan Pondok Jaya, Kecamatan Cipayung.

Lokasi di RW 30 Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Cilodong turut menjadi lokasi prioritas penanganan dalam program karya bakti.

“Kegiatan ini difokuskan pada pekerjaan normalisasi saluran air dan perbaikan turap minor sebagai langkah antisipasi genangan serta longsor di lingkungan permukiman warga,” katanya, Rabu (13/5/2025).

Dia mengatakan, karya bakti menjadi bentuk kolaborasi lintas unsur dalam menjaga fungsi drainase dan aliran air di Kota Depok.

“Pelaksanaan karya bakti ini melibatkan unsur TNI, masyarakat setempat, serta dibantu Satgas SDA. Tujuannya untuk menjaga fungsi saluran dan mencegah terjadinya genangan maupun longsor di lingkungan sekitar,” ujarnya.

Normalisasi saluran merupakan pekerjaan penting karena sedimentasi dan penyempitan aliran air kerap menjadi penyebab utama munculnya genangan saat hujan deras mengguyur. Selain itu, perbaikan turap minor juga dilakukan guna memperkuat struktur penahan tanah di sejumlah titik yang dinilai rawan mengalami longsor maupun kerusakan akibat aliran air.

Yodi menegaskan, kolaborasi masyarakat menjadi bagian penting dalam keberhasilan program tersebut. Sebab, menjaga kebersihan saluran dan lingkungan tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah akan tetapi semua elemen masyarakat.

“Kami berharap nantinya masyarakat ikut menjaga saluran yang sudah dinormalisasi agar tidak kembali tersumbat sampah maupun sedimentasi,” tukasnya.

Ia menambahkan, kegiatan karya bakti diharapkan mampu meningkatkan kualitas infrastruktur lingkungan sekaligus memperkuat budaya gotong royong antara pemerintah, aparat, dan warga di Kota Depok. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here