
Cipayung | jurnaldepok.id
Persiapan rencana pelebaran Jalan Raya Cipayung mulai dilakukan. Salah satunya dengan melakukan pertemuan berbagai pihak.
Sekretaris Kelurahan Cipayung, Mahjuro Sulaeman kepada Jurnal Depok mengatakan, jika tidak ada halangan maka kegiatan pelebaran Jalan Raya Cipayung akan di laksanakan pada tahun 2026. Pihaknya sudah melakukan pertemuan dengan dinas terkait membahas rencana pelebaran tersebut.
“Beberapa hari lalu kami melakukan pertemuan di kantor Dinas PUPR di Cimanggis membahas kegiatan pelaksanaan pelebaran Jalan Raya Cipayung,” katanya, Selasa (19/5/2026).

Jalan Raya Cipayung nantinya akan dilebarkan sekitar dua meter bahkan lebih. Pelebaran diawali dari pertigaan Jembatan Serong hingga Gg H. Muhidin.
“Kami usulkan agar pelebaran Jalan Raya Cipayung nanti arsiteknya seperti Secawan di Depokjaya, Pancoran Mas,” ujarnya.
Hal itu dikarenakan agar kondisi Cipayung menjadi artistik, aman nyaman sehingga bisa dirasakan oleh warga Cipayung.
Diberitakan sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok merencanakan pelebaran beberapa ruas jalan di wilayah Cipayung mulai tahun 2026 sebagai bagian dari upaya penataan tata ruang kota dan peningkatan konektivitas antarwilayah.
Wali Kota Depok, H. Supian Suri menyampaikan, salah satu fokus utama adalah pelebaran jalan dari pertigaan Jembatan Serong ke arah selatan, menuju perbatasan dengan Citayam.
“Tahun 2026 kita akan rencanakan membangun melebarkan jalan dari pertigaan Jembatan Serong menuju arah selatan atau perbatasan dengan Citayam,” katanya.
Selain jalan utama, Pemkot Depok juga menargetkan pelebaran pada jalur alternatif yang sangat digunakan warga, yakni Jalan H. Muhidin di Cipayung Jaya. Jalan ini menghubungkan kawasan Cipayung dengan Pasir Putih di Sawangan.
“Kita akan juga mencoba melebarkan jalur alternatif dari Cipayung menuju Pasir Putih, yaitu Jalan Muhidin. Hari ini jalan itu sangat dimanfaatkan masyarakat, sementara ruas jalannya sangat sempit,” ujarnya.
Kondisi Jalan H. Muhidin saat ini dianggap belum memadai untuk menampung volume kendaraan yang meningkat signifikan, terutama karena fungsinya sebagai jalur pintas yang efisien. n Aji Hendro








