
Sawangan | jurnaldepok.id
Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Sawangan dan sekitarnya beberapa hari silam ditengarai menjadi penyebab meningkatnya debit air Situ 7 Muara dan membuat tanggul situ di wilayah Rw 11, Kelurahan Kedaung, jebol.
Demikian diungkapkan Lurah Kedaung, Kecamatan Sawangan, Rukby Andy saat meninjau lokasi turap Situ 7 Muara, kemarin.
“Ya, hujan deras di penghujung pekan kemarin membuat debit air situ meningkat dan tanggul menjadi jebol, luapan air dari situ mengalir ke pemukiman warga dan menggenangi empang milik warga,” ungkap Rukby, kemarin.
Dia mengatakan, peristiwa jebolnya tanggul Situ 7 Muara kini sedang ditangani oleh Satgas Banjir bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Depok dan Satgas PUPR Provinsi Jabar.
“Untuk sementara titik tanggul yang jebol dipasang bronjong guna menahan air agar tidak mengalir ke pemukiman warga. Kami sudah mengusulkan untuk perbaikan permanen yang mungkin akan diupayakan melalui anggaran biaya tak terduga (BTT),” imbuhnya.
Peristiwa jebolnya tanggul Situ 7 Muara bukan baru kali ini saja terjadi karena pada akhir tahun 2025 silam tanggul situ yang lokasinya sangat berdekatan dengan pemukiman warga juga mengalami ambrol akibat tak kuat menahan tekanan volume air di kawah situ.
Pada saat itu, Ketua Pokdarwis Situ 7 Muara, Syarifuddin langsung berkoordinasi dengan jajaran SDA Dinas PUPR Kota Depok untuk melakukan penanganan agar longsor turap tanggul tidak meluas.
“Kami setuju dengan usulan Pak Lurah Kedaung untuk perbaikan secara permanen agar tanggul lebih kuat dan tidak gampang jebol, terutama saat debit air meningkat di musim penghujan,” tutup babeh Syarif sapaan Syarifuddin. n Asti Ediawan








