Rumah Susun Masyarakat Berpenghasilan Rendah Bakal Dibangun di Kawasan KSU

128
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Republik Indonesia, Maruarar Sirait saat meninjau lokasi di lahan milik Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) di kawasan KSU Kelurahan Tirtajaya, Kecamatan Sukmajaya, Depok.

Sukmajaya | jurnaldepok.id
Kementrian Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP) berencana membangun Rumah Susun (rusun) bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di kawasan Jalan Raya KSU, Kecamatan Sukmajaya, Depok.

Demikian dikatakan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Republik Indonesia, Maruarar Sirait saat meninjau lokasi di lahan milik Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) di kawasan KSU Kelurahan Tirtajaya, Kecamatan Sukmajaya, Depok.

Pihaknya akan melakukan koordinasi selain dengan Komdigi yaitu dengan berbagai pihak terkait seperti TNI, Polri dan Pemerintah Kota Depok Jawa Barat agar pelaksanaan pembangunan Rusun Depok ini bisa segera terwujud.

Dia menambahkan, lahan milik Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia yang direncanakan menjadi lokasi pembangunan hunian vertikal bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Maruarar mengatakan, peninjauan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah mempercepat penyediaan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah, khususnya di kawasan perkotaan yang menghadapi keterbatasan lahan.

“Kunjungan ini bagian dari komitmen kami untuk memastikan masyarakat berpenghasilan rendah mendapat hunian yang layak,” katanya, Minggu (8/3/2026).

Menurut dia, pembangunan rusun menjadi salah satu solusi strategis untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap tempat tinggal yang layak sekaligus menekan backlog perumahan.

Maruarar menuturkan, Kementerian PKP akan terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak guna memastikan proyek tersebut dapat segera direalisasikan.

Koordinasi akan dilakukan bersama pemilik lahan yakni Kementerian Komunikasi dan Digital serta Pemerintah Kota Depok untuk mempersiapkan tahapan pembangunan, mulai dari proses pembersihan lahan hingga tahap peletakan batu pertama atau groundbreaking.

“Koordinasi akan terus kami bangun dengan pemilik lahan yaitu Komdigi dan Pemkot Depok agar prosesnya berjalan lancar,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah menyambut positif rencana pembangunan rusun MBR tersebut. Pemerintah Kota (Pemkot) Depok siap mendukung proses pembangunan agar proyek hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah ini dapat segera terealisasi.

“Kami mengapresiasi rencana pembangunan rusun ini dan akan mendukung prosesnya, mulai dari land clearing hingga tahap groundbreaking,” katanya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here