16 Makam Tergerus Longsor, Tiga Jenazah Hilang Misterius

236
Sejumlah warga saat menyaksikan makam yang tergerus longsor.

Beji | jurnaldepok.id
Sebanyak 16 makam di Taman Pemakaman Umum (TPU) Muara Benda di RW 09 Kampung Mampangan, Kemirimuka, Kecamatan Beji, tergerus longsor. Hal itu disebabkan karena hujan deras yang mengguyur Kota Depok dan sekitarnya selama dua hari terakhir.

Pengelola TPU Muara Benda, Muhayar kepada wartawan mengatakan, makam yang longsor diduga karena tingginya curah hujan sehingga kondisi tanah labil dan tidak bisa menahan air.

Total ada 16 makam terdampak longsor, dengan sebagian di antaranya jatuh ke area yang lebih rendah.

“Dari jumlah tersebut, 13 jenazah telah ditemukan. Masih ada sisanya tiga lagi yang belum ketemu diduga tertimbun longsor,” katanya, Senin (23/3/2026).

Sejumlah jenazah yang telah ditemukan juga mulai dimakamkan kembali di lokasi yang lebih aman.

“Yang dimakamkan kembali baru lima, sisanya sedang pencarian,” ujarnya.

Pengelola berencana memindahkan seluruh makam terdampak ke area yang lebih tinggi untuk menghindari kejadian serupa.

Ketua RW 9 Kemirimuka, Kecamatan Beji Andri Yudisprana menambahkan, pihaknya sudah memberikan informasi kepada ahli waris makam untuk datang ke lokasi.

Hal tersebut dilakukan untuk pencarian dan pemidahan jenazah ke lokasi makam yang lebih aman.

“Ada sekitar 16 makam yang alami longsor dan sudah dalam penanganan,” katanya.

Salah satu keluarga korban, Nursahid mengaku, mendapat kabar longsor dari pengurus TPU pada Minggu sore. Dia mengatakan jenazah orangtuanya telah ditemukan dan dipindahkan ke lokasi yang lebih aman.

“Dapat kabarnya kemarin hari Minggu sore. Makam orang tua saya dipindahkan ke lokasi yang lebih aman,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here