
Limo | jurnaldepok.id
Koordinator Kebersihan DLHK untuk wilayah Kecamatan Limo, Fading mengatakan sudah mempersiapkan strategi penanganan dan penanggulangan peningkatan produksi sampah yang diperkirakan bakal melonjak pada Minggu kedua bulan Ramadan.
“Untuk saat ini produksi sampah di masyarakat masih relatif landai, dan dalam sehari kami mengangkut rata rata 25 hingga 30 ton sampah dari berbagai titik kumpul sampah di empat wilayah Kelurahan lingkup Kecamatan Limo,” ujar Fading saat memantau kegiatan pengangkutan sampah, Selasa (24/02/26).
Mengingat jumlah armada pengangkut sampah dan personel yang sangat terbatas menuntut pihaknya untuk kerja ekstra guna mengatasi tumpukan sampah yang ada di wilayah Kecamatan Limo yang dalam sehari bisa memproduksi sampah lebih dari 30 ton sampah.

“Kami akan mengoptimalkan ketersediaan jumlah armada pengangkut sampah sebanyak tujuh unit dan meningkatkan kinerja 30 personel untuk mengangkut sampah yang ada di empat wilayah Kelurahan,” imbuhnya.
Dia menambahkan, memasuki pekan kedua bulan Ramadan, peningkatan sampah akan terlihat di semua titik kumpul sampah yang pastinya akan didominasi oleh sampah organik.
“Ya, nanti memasuki minggu kedua bulan puasa, jumlah tumpukan sampah di titik kumpul pasti meningkat, terutama sampah organik berupa sisa makanan yang dikonsumsi warga pada awal bulan puasa,” imbuhnya.
Peningkatan sampah pada bulan Ramadan juga disampaikan oleh Casmin selaku Koordinator Unit Pengolahan Sampah (UPS) Limo.
“Sebenarnya untuk sampah organik sebelum puasa pun sudah ada peningkatan terutama sampah dari sekolah, tapi memang untuk sampah rumah tangga biasanya akan terkumpul pada minggu kedua bulan puasa sampai usai lebaran Idul Fitri,” pungkas Casmin. n Asti Ediawan








