
Limo | jurnaldepok.id
Puluhan aparatur Pemerintahan dan Stakeholder Kelurahan Meruyung, Kecamatan Limo, Kamis (22/01/26) tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) berbasis Rukun Warga (RW) tahun anggaran 2027 sebagai tindak lanjut dari pelaksanaan Pra Musrenbang yang telah dilaksanakan dua pekan silam.
Camat Limo, Sudadih yang didapuk membuka perhelatan Musrenbang menekankan pentingnya penetapan alokasi anggaran berdasarkan aturan.
“Warga Meruyung wajib bersyukur dan berterimakasih karena mulai tahun ini Pemerintah Kota (Pemkot) Depok memberikan dana pembangunan sebesar Rp 3,6 miliar yang akan dioptimalkan untuk membenahi fasilitas umum dan kegiatan pemberdayaan masyarakat di Kelurahan Meruyung,” ungkap Sudadih.

Selain menggodok penggunaan anggaran untuk realisasi tahun 2027, kegiatan Musrenbang yang dihelat di aula Kantor Kelurahan Meruyung juga memaparkan pelaksanaan kegiatan pembangunan untuk tahun 2026 yang disampaikan oleh Lurah Meruyung, Asep Suherman dan Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Meruyung, Supian Derry.
Sementara anggota DPRD Kota Depok, Yusuf Saputra yang mengikuti kegiatan Musrenbang secara daring dalam arahannya meminta perencanaan pembangunan harus terukur sehingga serapan anggaran lebih maksimal.
Selain anggota DPRD, Musrenbang Kelurahan Meruyung juga diikuti secara daring oleh perwakilan Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Depok. n Asti Ediawan








