

Margonda | jurnaldepok.id
Pemerintah Kota Depok memastikan cakupan program Rintisan Sekolah Swasta Gratis (RSSG) di tahun 2026 akan bertambah. Hal ini tak lain sebagai wujud nyata dari janji kampanye Supian-Chandra.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA), Dadang Wihana mengatakan, pada tahun 2026 cakupan RSSG akan bertambah.
Tahun 2026, ada penambahan sekolah yang tergabung dalam program RSSG. Yaitu sekolah non muslim dan Sekolah Luar Biasa (SLB). Rencananya, sekolah yang akan ikut serta program ini tahun 2026 yaitu Sekolah Kasih.
“Di tahun 2026 ada program PAUD gratis, 1.100 siswa di 33 PAUD 11 Kecamatan,” katanya, Kamis (22/1/2026).
Sementara itu, Wali Kota Depok, Supian Suri memastikan program RSSG akan diteruskan pada tahun ajaran 2026-2027 ini. Setiap siswa mendapatkan bantuan iuran Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) Rp 3 juta per tahun atau Rp 250 ribu per bulan.
Program RSSG ini hanya diperuntukan untuk jenjang pendidikan SMP/MTs swasta. Saat ini, ada 49 sekolah swasta yang sudah bekerjasama.
“Tahun kemarin sudah membuat kebijakan intinya bekerja sama dengan sekolah swasta gratis, baik SMP swasta maupun Tsanawiyah swasta,” katanya.
Dari 49 sekolah yang sudah bekerja sama, 14 sekolah diantaranya merupakan MTs swasta di bawah Kemenag. Saat ini, Dinas Pendidikan (Disdik) Depok tengah mematangkan mekanisme Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB).
Sementara itu, Kepala Bidang SMP Disdik Kota Depok, Muhammad Yusuf menjelaskan, pendaftaran RSSG Tahun Ajaran 2026/2027 dibuka pada Juni 2026.
Tak banyak perubahan sistem pelaksanaan RSSG tahun ini dengan tahun lalu, diperuntukan untuk kelas VII dengan jumlah peserta RSSG sebanyak 49 sekolah.
“Sejauh ini masih ada 49 sekolah yang tergabung dalam RSSG. SPMB InsyaAllah dimulai Juni 2026,” katanya.
Pendaftaran RSSG kali ini menggunakan sistem online, berbeda dengan tahun sebelumnya yang masih offline. Yusuf menambahkan, untuk teknis, syarat dan ketentuan pelaksanaan RSSG akan menyusul kemudian.
“Masih kami rapatkan terkait teknisnya. Yang jelas, orang tua siswa kami minta bersiap. Karena kuota terbatas,” ujarnya.
Pada RSSG Tahun Ajaran 2025/2026, sebanyak 2.470 siswa mendapatkan hak pendidikan tanpa biaya sepeserpun. Dari 49 sekolah yang tergabung, peminat tertinggi ada di SMP Gelora Depok, SMP Tunas Bangsa dan SMP Bina Adzkia
“Alhamdulillah berjalan lancar dan siswa bisa mengikuti metode pembelajaran di masing-masing sekolah,” pungkasnya. n Aji Hendro








