

Sawangan | jurnaldepok.id
Gerakan solidaritas warga kembali terlihat di Depok ketika masyarakat Bukit Petro dan Sawangan Village, Kelurahan Bedahan, Kecamatan Sawangan, menginisiasi penggalangan bantuan bagi korban banjir bandang dan longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat pada awal Desember 2025.
Dalam kurun waktu delapan hari, warga berhasil mengumpulkan sekitar 350 kilogram bantuan logistik.
Ketua Seksi Sosial RT 004/15, Kelurahan Bedahan yang bertindak sebagai koordinator penggalangan bantuan, Maida Purnama mengatakan banjir dan longsor yang melanda tiga provinsi tersebut merusak ribuan rumah, memutus akses jalan utama, dan memaksa banyak warga mengungsi ke tempat yang lebih aman, kondisi itulah yang menurutnya menggugah kepedulian warga Sawangan Village untuk turut memberikan dukungan moral maupun material.
Lebih lanjut dikatakannya aksi penggalangan bantuan untuk korban banjir Sumatera merupakan bentuk empati warga atas musibah yang menimpa saudara sebangsa setanah air.
“Sejak awal pembukaan posko bantuan, respons warga sangat positif, etiap hari ada saja warga yang datang membawa pakaian, makanan, selimut, atau obat-obatan, ini menunjukkan bahwa kepedulian warga sangat kuat meskipun dalam kondisi ekonomi yang masih relatif sulit,” ujar Maida.
Pernyataan yang sama disampaikan oleh Dani selaku Ketua RT 004 RW 015, Kelurahan Bedahan, Kecamatan Sawangan.
Dani, menilai gerakan sosial ini sebagai bentuk kemandirian komunitas dalam membantu menangani situasi kemanusiaan.
Dia mengatakan, pembiasaan dalam melaksanakan kegiatan gotong royong di tataran warga menjadi kekuatan utama dalam proses pengumpulan bantuan untuk para korban banjir Sumatera.
“Alhamdullilah proses pengumpulan bantuan berjalan efektif, k ami hanya membuka ruangnya, ternyata antusiasme warga sangat luar biasa ini membuktikan bahwa solidaritas tidak pernah padam,” kata Dani.
Dia menambahkan, bantuan logistik dari warga akan dikirimkan melalui Kantor Pos Indonesia dan JNE hingga sampai ke lokasi bencana.
Inisiatif warga perumahan Bukit Petro dan Sawangan Village menggalang bantuan untuk korban banjir Sumatera diapresiasi oleh Lurah Bedahan, Kecamatan Sawangan, Sukron Makmun.
Dia mengatakan gerakan sosial yang dilakukan warga dua kluster perumahan tersebut bukan hanya memberi dampak langsung bagi korban bencana, tetapi juga memperkuat budaya peduli dan toleransi di kalangan masyarakat perkotaan.
“Warga Bukit Petro dan Sawangan Village mampu menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat dapat memberi dampak besar, kami berterima kasih kepada seluruh warga, para pengurus RT dan RW, serta semua pihak yang ikut terlibat dalam aksi sosial untuk warga Sumatera yang terdampak musibah banjir dan longsor,” papar Sukron.
Disisi lain, warga berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban para korban banjir yang masih tinggal di tenda darurat dan fasilitas publik dan aksi solidaritas ini dapat menjadi pemicu semakin banyaknya inisiatif sosial yang dilakukan oleh warga Depok untuk membantu saudara saudara kita yang tengah mengalami musibah. n Asti Ediawan








