
Pancoran Mas | jurnaldepok.id
Lebih dari 400 murid dan santri dari sejumlah jenjang pendidikan sekolah umum dan Pondok Pesantren Sa’id Yusuf Senin (15/12/25) tampak begitu antusias mengikuti kegiatan latihan manasik haji yang diselenggarakan oleh manajemen sekolah dan pondok pesantren dibawah naungan Yayasan Sa’id Yusuf.
Ketua Yayasan Sa’id Yusuf sekaligus Pimpinan Pondok Pesantren Sa’id Yusuf, Dr. KH. Saroni, NA mengatakan, pelatihan manasik haji bagi para siswa dan santri bertujuan untuk memberi pencerahan dan pembekalan kepada anak didik tentang tata cara pelaksanaan rukun haji dan umroh melalui kegiatan praktek sehingga siswa atau santri bisa terampil dalam mempraktekkan secara langsung urut urutan pelaksanaan rukun haji dan umroh,” ungkap Saroni.
Dikatakannya, pada pelaksanaan pelatihan manasik haji yang diikuti para siswa mulai dari Raudhatul Athfal (RA) hingga Madrasah Aliyah (MA) serta Santri diberi pembekalan cara melaksanakan wukuf di padang Arafah, mabid di Muzdalifah dan Mina, melontar 3 Zumroh, Tawaf, Sa’i, Tahalul, Berihrom dan menjelaskan tentang Miqot.

“Kami sengaja membuat semacam replika Ka’bah yang sangat mirip dengan konstruksi Ka’bah sesungguhnya untuk menciptakan suasana seolah para siswa sedang melaksanakan rangkaian kegiatan ibadah haji di Kota Mekkah dan Madinah,” ujarnya.
Dia menambahkan, pelaksanaan kegiatan pelatihan Manasik haji merupakan salah satu program pembelajaran yang menyeimbangkan pengetahuan secara teori yang didapat dari penjelasan para guru pembimbing saat belajar di ruang kelas dengan praktek langsung para siswa dan santri di lapangan.
“Siswa enggak hanya tahu teori nya saja tapi bisa mempraktekkan secara benar tata cara rangkaian kegiatan ibadah haji dan umroh,” tutupnya. n Asti Ediawan








