Junjung Tinggi Toleransi, Pemkot Depok Dukung Pelaksanaan Misa Natal di Wisma Sahabat Yesus

276
Anggota DPRD Depok, H. Imam Turidi bersama Camat Beji dan Ketua lingkungan setempat saat bersilaturahmi dengan Pimpinan Wisma Sahabat Yesus, Romo Robertus Bambang Rudianto.

Margonda | jurnaldepok.id
Pemerintah Kota (Pemkot) Depok mendukung pelaksanaan Misa Natal di Wisma Sahabat Yesus (SY) di Jalan Margonda, Kelurahan Pondokcina Kecamatan Beji.

Pimpinan Wisma Sahabat Yesus, Romo Robertus Bambang Rudianto dalam keterangannya mengatakan, pihaknya akan melaksanakan Misa untuk para Mahasiswa Katolik di Wisma Sahabat Yesus.

Rencananya kegiatan akan dilaksanakan pada Minggu 28 Desember 2025 yang dilanjutkan dengan ramah tamah dengan warga RW 07 Kelurahan Pondokcina.

“Semoga dari temu Mahasiswa dan warga, kami mendapatkan dukungan untuk merayakan Misa untuk keperluan kegiatan mahasiswa saja di Wisma Sahabat Yesus tanpa umat lain yang dapat hadir di Gereja yang ada di kota Depok,” katanya, kemarin.

Dia berharap semoga semakin terbangun suasana persaudaraan dengan warga wisma sekitar dan juga kerja sama dengan masyarakat di kelurahan Pondokcina yang dapat dilakukan aneka kegiatan di Wisma Sahabat Yesus.

Romo Rudi menegaskan, jemaat mahasiswa di Wisma Sahabat Yesus sudah berkegiatan di sini sejak 1989.

“Dan saya terapkan tiga tahun terakhir tidak apa-apa. Memang kita perlu bersama-sama kembali, saling silaturahmi, saling mengetahui ada apa, ya wajarlah, saya sebagai warga juga perlu diketahui,” tuturnya.

Romo Rudi yang juga sebagai Moderator Pastural Mahasiswa Keuskupan Agung Jakarta Unit Jakarta Selatan ini mengungkapkan, bahwa dirinyamendampingi 14 kampus dan banyak mahasiswa.

“Jadi wajar warga pengin tahun, kan ini banyak sekali yang ke sini yah, maka intinya semua sudah terjalin lagi, warga juga sudah tahu apa yang dilakukan di sini, kami juga ingin melakukan silaturahmi lebih lanjut,” ujarnya.

Dia menyayangkan pemahaman yang diketahui tidak disampaikan ke warga dengan benar. Romo Rudi menegaskan tidak ada permasalahan apapun dalam kegiatan di tempatnya dengan warga.

“Tidak ada perkara, tidak ada larangan, warga juga punya hak untuk mengetahui kami, soalnya kami juga bukan terdaftar seperti warga,” jelasnya.

Romo Rudi memastikan, dengan adanya pertemuan dengan warga, maka terkait Misa juga telah diambil keputusan.

“Karena waktunya mepet, tanggal 23 (Desember) bertemu, lalu 24 (Desember) sudah ada Misa ya tidak ada waktu lagi untuk ketemu warga, makanya lebih baik yang Misa 24 (Desember) itu tidak ada, tapi selanjutnya kan ada, ini kan proses,” ungkapnya.

Dia menilai, warganet mengubahnya seolah-olah hal ini menjadi perkara. Dia pun menggarisbawahi tidak ada perkara dan larangan beribadah.

“Kami juga merayakan Natal, makan-makan di sini,” tegasnya.

Minggu ini akan memproses pertemuan dengan warga agar selesai dan menetralkan isu yang salah di masyarakat

“Ini kan banyak pihak-pihak yang mungkin akan menggunakan momen ini lalu menjadi yang enggak baik, makanya saya mau menggarisbawahi tidak ada perkara, semua berkaitan dengan relasi, silaturahmi dan itu sudah terjadi,” ucapnya.

Sekali lagi dia menegaskan bahwa tidak ada perkara apapun di Wisma Sahabat Yesus. Dia menekankan tidak ada pelarangan apapun.

“Kami juga merayakan natal, makan-makan di sini malam itu. Intinya tidak ada perkara,” katanya.
Sementara itu anggota DPRD Depok Imam Turidi, Camat Beji Agus Sofan, Lurah Pondokcina Nurmah Hakim bersilaturahmi ke Wisma Sahabat Yesus. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here