Sah! Bunda Literasi Resmi Dilantik, Ini Pesan Wali Kota Depok

79
Wali Kota Depok, H. Supian Suri saat melantik Bunda Literasi.

Margonda | jurnaldepok.id
Wali Kota Depok, H. Supian Suri mengatakan, literasi menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Menurutnya, kemajuan kota tercermin dari kemampuan warganya dalam membaca dan memahami informasi dengan baik.

“Kita semua harus punya semangat yang sama untuk meningkatkan literasi di Kota Depok,” katanya saat memberikan sambutan di pelantikan Bunda Literasi di Balaikota, Jalan Margonda, Kamis (6/11/2025).

Dirinya meminta agar para Bunda Literasi melakukan pemetaan potensi di lingkungan masing-masing. Hal ini mencakup identifikasi anak-anak, lembaga, organisasi, maupun komunitas yang selama ini konsisten bergerak di bidang literasi.

“Pertama-tama, mereka harus memetakan potensi di lingkungannya masing-masing yang dapat mendukung kesuksesan amanah ini,” ujarnya.

Dia menambahkan, usai melakukan pemetaan, Bunda Literasi diminta menjalin komunikasi dengan seluruh pihak yang berpotensi menjadi penggerak literasi. Komunikasi dianggap penting untuk membangun jejaring dan memudahkan sinergi antarwilayah.

“Bangun komunikasi yang baik setelah mendapatkan data tersebut. Ajak sebanyak-banyaknya teman dan pihak yang selama ini konsern terhadap literasi,” tukasnya.

Selain itu, Supian Suri mendorong Bunda Literasi untuk menyusun program strategis yang mampu meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap bacaan. Dia menegaskan bahwa program yang kreatif dan tepat sasaran akan memberikan dampak lebih besar bagi pengembangan literasi.

“Susun program dan strategi bagaimana anak-anak kita dan masyarakat kita mencintai bacaan,” tuturnya.

Dia berpesan agar gerakan literasi diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor. Bunda Literasi diharapkan bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Dinas Kearsipan dan Perpustakaan, untuk menciptakan jejaring yang solid dalam mendukung kegiatan literasi. Dia berharap peran Bunda Literasi dapat berjalan optimal dan memberi kontribusi nyata bagi peningkatan literasi di Kota Depok.

“Bangun kolaborasi dengan seluruh pihak, termasuk Dinas Arsip dan Perpustakaan, agar upaya peningkatan literasi semakin kuat,” ungkapnya.

Sementara itu, Siti Barkah Hasanah atau yang biasa disapa Cing Ikah yang dinobatkan sebagai Bunda Literasi menambahkan akan mempersiapkan sejumlah rencana strategis untuk meningkatkan budaya baca di masyarakat.

“Salah satunya melalui penguatan kolaborasi dengan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Diskarpus) serta optimalisasi Taman Bacaan Masyarakat (TBM) di setiap wilayah,” katanya.

Dia menegaskan bahwa TBM memiliki peran besar dalam menghadirkan bahan bacaan yang dekat dengan masyarakat. Keberadaan TBM perlu dimaksimalkan agar dapat menjadi pusat literasi yang mampu mendorong minat baca, terutama di kalangan anak-anak.

“Kita akan mencoba kolaborasi dengan Diskarpus, bagaimana TBM harus dimaksimalkan sebagai tambang bacaan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa upaya meningkatkan literasi tidak hanya dilakukan di tingkat sekolah, tetapi juga harus merambah lingkungan rumah.

“Dengan demikian, keluarga memiliki peran penting sebagai pusat terbentuknya budaya membaca.
Konsep ini didorong untuk menjadi pilot project sehingga literasi bisa tumbuh dari lingkup terkecil,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here