
Pancoran Mas | jurnaldepok.id
Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok melakukan penertiban pedagang kaki lima (PKL) di jalan masuk menuju Stasiun Depok Lama (Stadela). Penertiban dilakuka karena banyak yang mengeluh jalan tersebut kerap macet karena dipenuhi PKL. Saat ini kondisi jalan pun menjadi lebih lebar dan mudah dilalui.
Salah satu pengguna commiterline Shandi kepada Jurnal Depok mengatakan dia menyambut baik adanya penertiban bangunan atau lapak PKL yang berjualan di sepanjang Jalan Stadela.
“Pas kami mau berangkat ke Tebet naik commuterliner suasana di jalan Stadela berbeda dimana kondisi menjadi lebar dan tidak ada kemacetan lalu lintas,” Katanya, Kamis (13/112025).
Dia juga meminta kepada Satpol PP untuk menertibkan kendaraan roda dua yang diparkir di bahu jalan Stadela. Banyaknya pedagang dan sejumlah bangunan yang berdiri di atas saluran air mengganggu akses pejalan kaki dan mempersempit jalur menuju stasiun.
“Jadi kemarin tuh waktu belum dibongkar penuh banget sama pedagang dan yang parkir sehingga membuat macet kalua mau menuju stasiun,” ujarnya.
Kepala Bidang Ketentraman, Ketertiban Umum, dan Pengamanan Pengawalan (Trantibum Pamwal) Satpol PP Kota Depok, Agus Mohamad mengatakan, penertiban yang Dilakukan sebagai upaya pemerintah kota menata kawasan sekitar stasiun agar lebih tertib dan nyaman bagi masyarakat.
Sebelum penertiban itu Dilakukan, pihaknya sudah melayangkan surat Peringatan pertama, kedua dan ketiga terhadap kurang lebih 110 pedagang, dan dalam 1×24 jam pihaknya yang turut dibantu berbagai stakeholder Akhirnya melaksanakan penertiban.
“Bangunan-bangunan yang ditertibkan ini adalah bangunan yang melanggar saluran air ya, jadi bangunan-bangunan yang berdiri menutupi saluran air. Kemudian ada juga PKL liar, yang membuat situasi pada akses Stasiun Depok Lama ini menjadi macet,” Katanya.
Total ada 110 pedagang yang ditertibkan dalam kegiatan tersebut. Pemerintah juga telah memberikan Peringatan dan Sosialisasi sebelumnya agar para pedagang segera membongkar sendiri bangunannya. Namun, karena tidak dipindahkan, pembongkaran Akhirnya Dilakukan secara paksa. Pemerintah Kota Depok berencana memanfaatkan area yang telah dibersihkan itu untuk membangun trotoar dan ruang terbuka yang ramah bagi pejalan kaki.
“Langkah ini Diharapkan dapat memperindah wajah kota sekaligus meningkatkan kenyamanan pengguna transportasi umum di sekitar Stasiun Depok,” ujarnya.
Penertiban berjalan dengan lancer dan beberapa pedagang inisiatif memindahkan gerobak atau barang dagangannya mundur sekitar dua meter. Petugas juga memberi Peringatan agar bangunan dirapihkan supaya tidak menutupi saluran air.
“Alhamdulillah penertiban berjalan dengan kondusif. Nantinya, ini akan kembali difungsikan trotoar untuk pengguna jalan. Nanti di depan stasiun juga akan dibuat shelter, sehingga tidak terjadi penumpukan di Jalan Kartini,” pungkasnya. n Aji Hendro








