
Margonda | jurnaldepok.id
Dualisme nama Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Depok muncul. Hal itu terkuak lantaran ada karangan bunga atas nama Ketua KNPI Kota Depok, Nurcholis Syahbani yang memberikan ucapan selamat kepada salah satu institusi pemerintah.
Fakta lainnya, pada acara diskusi kepemudaan yang digelar pada, Kamis (13/11) dengan tema Depok Krisis Identitas, di Jalan Margonda, juga diadakan oleh Nurcholis Syahbani.
Dalam pamflet bertuliskan Diskusi Kepemudaan terdapat foto Nurcholis Syahbani dengan keterangan dirinya sebagai Ketua KNPI Depok. Dalam foto tersebut Nurcholis juga mengenakan jas berlogo KNPI.

Sementara itu sebelumnya, perhelatan Musyawarah Daerah (Musda) ke-X KNPI Kota Depok yang digelar Agustus 2025 di Balai Rakyat Depok II diketahui Tomy Wibawa Mukti Sitorus terpilih secara aklamasi.
Saat itu, Tomy mengatakan, terpilihnya dia melalui proses konsolidasi yang baik dengan OKP dan PK. Bahkan ia menegaskan, kalau tidak ada transaksional money politic dalam pemilihan Ketua KNPI Kota Depok.
“Mungkin ini menjadi momentum bagi seluruh anak muda, bahwa meraih kepemimpinan itu kadang-kadang tidak harus menggunakan money politic yang ekstrim. Seperti yang terjadi di berbagai daerah yang ada di kabupaten dan kota lainnya,” kata Tomy usai dirinya terpilih secara aklamasi.
Sementara itu saat dikonfirmasi terkait adanya pihak atau seorang yang menggunakan atribut KNPI bahkan mengakui sebagai ketua KNPI Depok, Ketua KNPI Depok, Tomi Sitorus belum memberikan keterangan.
Pada Pelaksanaan Musda KNPi Kota Depok ke X Ketua Tim Pemenangan Nurcholis Syahbani, Faulia Miranda kepada wartawan mengatakan, dalam pelaksanaan Musyawarah Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia Kota Depok berlangsung pada, Selasa (19/8/2025), itu tidak berjalan sesuai AD/ART organisasi.
Karena itu Musda KNPI Kota Depok dianggap gagal, dan tidak sah serta cacat hukum. n Aji Hendro








