14 Tahun Tirta Asasta Berkomitmen Terus Berinovasi dan Tingkatkan Laba

70
Dirut PT Tirta Asasta Depok saat memotong tumpeng disaksikan Wali Kota Depok, H. Supian Suri.

Sukmajaya | jurnaldepok.id
PT Tirta Asasta Depok (Perseroda) berkomitmen meningkatkan laba dan menyiapkan terobosan baru di bidang pengembangan sumber daya manusia (SDM). Saat ini, PT Tirta Asasta Depok kini tengah membangun Asasta Learning Center (ALC) sebagai pusat pelatihan internal berbasis soft skill.

Direktur PT Tirta Asasta Depok, M. Olik Abdul Holik mengatakan, komitmen perusahaan dalam memperkuat profesionalisme internal dan memperluas jaringan layanan air bersih bagi warga. Hal ini sejalan dengan arahan Wali Kota Depok agar masyarakat tidak lagi bergantung pada air tanah.

“Semangat kami adalah menjadikan internal lebih profesional. Kami ingin memperbanyak jaringan agar masyarakat beralih ke air permukaan,” kata Olik di sela acara tasyakuran HUT ke-14 PT Tirta Asasta Depok, di Pesona Square Mall, Kecamatan Sukmajaya, Depok, Senin (03/11/2025).

Dia menambahkan, PT Tirta Asasta saat ini memanfaatkan air sungai, terutama Sungai Ciliwung dan Sungai Angke, sebagai sumber air baku. Dengan kapasitas Sungai Ciliwung yang mencapai 9.000 liter per detik dinilai masih cukup untuk melayani hingga 700.000 pelanggan. Tantangan ke depan adalah mengantisipasi kondisi ekstrem, baik saat musim hujan maupun kemarau.

“Kami akan menambah tandon besar di tiap kecamatan untuk cadangan air, serta menyiapkan desain sodetan agar pasokan tetap stabil di musim kemarau,” ujarnya.

Di usia ke-14 ini, Tirta Asasta juga mencatat peningkatan kinerja signifikan. Tingkat kebocoran air menurun, sementara laba perusahaan ditargetkan mencapai Rp33 miliar pada tahun ini.

“Kinerja terus membaik. Tahun depan mungkin laba sedikit turun karena ada rencana masuk pasar modal yang membutuhkan biaya,” tukasnya.

Selain fokus pada efisiensi, PT Asasta menyiapkan terobosan baru di bidang pengembangan sumber daya manusia. Pihaknya ingin agar SDM PT Tirta Asasta mumpuni dalam memberikan layanan pada pelanggan.

“Kami ingin karyawan punya ruang belajar yang berkelanjutan. ALC ini semacam BCA Learning Center versi Tirta Asasta. Ke depan mudah-mudahan bisa berkembang seperti universitas internal,” ungkapnya.

Untuk menunjang pengembangan SDM, Tirta Asasta juga menjalin kerja sama dengan CTPU dan Politeknik Negeri Jakarta (PNJ). Selain itu, sistem pengelolaan air juga mulai diintegrasikan secara digital agar bisa dipantau secara real time.

“Dengan integrasi IT, kami bisa memantau kinerja distribusi air secara langsung. Tujuannya agar pelayanan semakin cepat, efisien, dan akurat,” tambahnya.

Dia berharap momentum ulang tahun ke-14 ini menjadi pemicu semangat baru bagi seluruh jajaran Tirta Asasta sehingga mencapai target pelanggan. Perusahaan menargetkan penambahan 10 ribu sambungan baru. Dengan capaian tersebut, jumlah pelanggan di akhir tahun diharapkan mencapai 120 ribu sambungan.

“InsyaAllah, target ini bisa kami capai. Kami terus melakukan percepatan pembangunan jaringan baru agar layanan semakin luas,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here