
Margonda | jurnaldepok.id
Pemerintah Kota (Pemkot) Depok memastikan seluruh anak di Kota Depok mendapat akses pendidikan yang layak tanpa terkendala biaya. Hal itu adalah bagian dari Pemkot Depok memperhatikan generasi muda.
Wali Kota Depok, H. Supian Suri mengatakan, sangat penting dilakukan pemerataan pendidikan dan penguatan karakter generasi muda melalui jalur agama. Sejak tahun ajaran 2025, Pemkot Depok telah menjalankan program sekolah swasta gratis untuk membantu warga berpenghasilan rendah.
“Mulai tahun ini, kita sudah menyiapkan sekolah swasta gratis. Ada 49 sekolah yang sudah bergabung, terdiri dari 32 SMP dan sisanya madrasah tsanawiyah. Semua biayanya ditanggung Pemkot Depok,” katanya saat menghadiri kegiatan Tabligh Akbar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Lapangan Balai Kota Depok, Kamis (30/10/2025).

Sekitar 3.000 siswa telah terdaftar dalam program tersebut dengan total anggaran mencapai Rp 9 miliar. Pemkot Depok juga bekerjasama dan menggandeng Universitas Negeri Jakarta (UNJ) untuk memastikan mutu pembelajaran dan kurikulum di sekolah swasta gratis sebanding dengan sekolah negeri.
Selain menyoroti pendidikan formal, Supian turut mengajak para orang tua untuk mendorong anak-anaknya menimba ilmu di pondok pesantren.
Dia menilai, mondok bukan hanya memperkuat pemahaman agama, tetapi juga menumbuhkan kemandirian dan disiplin anak.
“Di pondok, anak-anak belajar hidup bersama, jauh dari kecanduan gawai, dan menghormati kiai. Ini penting agar mereka tumbuh menjadi generasi berakhlak dan mandiri,” ujarnya.
Supian juga menginformasikan bahwa kini terdapat 139 pondok pesantren di Depok, sebagian di antaranya memberikan fasilitas pendidikan gratis atau biaya sangat terjangkau. Dia berharap ke depan pondok-pondok ini juga bisa mendapatkan manfaat dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden Prabowo Subianto.
Supian turut menyampaikan berbagai inisiatif Pemkot Depok, termasuk pembangunan Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Depok di Pancoran Mas,
Di lokasi sama, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Depok, Siti Barkah Hasanah atau yang biasa disapa Cing Ikah mengajak keluarga di Kota Depok untuk tidak hanya melek digital, tetapi juga menggunakan teknologi sebagai sarana dakwah dan pendidikan yang positif.
“Mari kita menjadi keluarga yang bijak digital, mampu menggunakan teknologi sebagai sarana dakwah, edukasi, dan komunikasi positif,” katanya. n Aji Hendro








