Cek Kesehatan Gratis Berlaku untuk Santri, Pemkot Depok Dukung Kehadiran 139 Pesantren

36
Wali Kota Depok, H. Supian Suri saat memimpin upacara Hari Santri Nasional.

Margonda | jurnaldepok.id
Wali Kota Depok, H. Supian Suri mengajak kepada seluruh warga Depok khususnya umat Islam untuk menitipkan anak-anaknya di pondok-pondok pesantren (ponpes). Karena di ponpes diajarkan bagaimana hidup bersama.

“Jadi saya mengajak lagi buat seluruh masyarakat Kota Depok bahwa tadi saya menyampaikan salah satu kunci keberhasilan anak-anak kita, mondok adalah dia belajar hidup bersama,” katanya saat peringatan Hari Santri Nasional tahun 2025 di Balaikota Depok, Rabu (22/10/2025).

Dikatakan bahwa sebagaimana telah digariskan PBB melalui UNESCO bahwa empat pilar terhadap tujuan pendidikan. Salah satu pilarnya adalah bagaimana pendidikan itu mengajarkan bisa hidup Bersama.

“Dan pondok pesantren adalah satu-satunya wadah yang rasanya boleh dibilang sejalan atau salah satu wadah yang sangat sejalan dengan tujuan yang juga dicantumkan oleh PBB,” ujarnya.

Saat ini jumlah ponpes yang ada di Kota Depok sebanyak 139. Artinya Depok bukan hanya mewadahi atau menyiapkan pendidikan buat anak-anak Depok, tetapi Pemerintah Kota (Pemkot) Depok mendukung hadirnya pondok pesantren yang juga menyiapkan pendidikan buat anak-anak Indonesia di Kota Depok. Menurutnya, ada berkah dari Kiai jika anak-anak dititipkan di ponpes.

“Jadi Depok hadir bukan hanya untuk Depok, pondok pesantren Kota Depok hadir untuk Indonesia. Untuk itu yuk anak-anak kita titipkan di pondok pesantren untuk mereka belajar,” tukasnya.

Supian menegaskan komitmennya dalam mendukung keberadaan ponpes sebagai wadah pendidikan anak yang sejalan dengan nilai-nilai kemanusiaan dan prinsip pendidikan global. Dia menyampaikan dukungan pemerintah pusat dan kota terhadap kesejahteraan santri. Pemerintah pusat melalui Presiden Prabowo, menyediakan makan bergizi gratis dan layanan cek kesehatan gratis untuk anak-anak di pondok pesantren.

“Di Depok, seluruh puskesmas juga membuka layanan cek kesehatan gratis bagi santri dan masyarakat. Manfaatkan program ini sebagai ikhtiar menjaga kesehatan dan masa depan anak-anak kita,” tambahnya.

Supian menegaskan komitmen Pemkot Depok untuk terus mendukung pondok pesantren dan madrasah. Pada Tahun ini, pembangunan Gedung Madrasah Negeri 2 Depok ditargetkan selesai untuk menerima murid baru.

Pemerintah Kota juga telah bekerja sama dengan lembaga pendidikan swasta dan Kementerian Agama menghadirkan rintisan sekolah swasta gratis (RSSG) untuk level SMP dan Sanawiyah, dengan jumlah 49 sekolah.

Dia berharap semangat santri terus hidup di tengah masyarakat, terutama generasi muda di Kota Depok. Pentingnya peran pondok pesantren sebagai pilar pendidikan dan peradaban.

“Santri memiliki peran besar dalam sejarah dan pembangunan bangsa, di Kota Depok kita harapkan semangat itu terus tumbuh,” ucapnya.

Supian mengajak seluruh warga Depok khususnya umat Islam untuk memaknai Hari Santri sebagai momentum memperkuat persatuan dan tanggung jawab terhadap bangsa.

“Perjuangan para kiai dan santri tak bisa dipisahkan dari sejarah lahir dan bertahannya Indonesia. Dari upaya ini, InsyaAllah lahir generasi-generasi hebat yang menjadi kebanggaan kita semua,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here