
Limo | jurnaldepok.id
Pengurus lingkungan diwilayah Kampung Sasak RW 07, Kelurahan Limo, Kecamatan Limo terus berupaya meningkatkan partisipasi masyarakat dalam program Kampung Iklim (Proklim) sebagai salah satu cara mengurangi dampak perubahan iklim gas emisi rumah kaca yang kerap terjadi diwilayah perkotaan.
Koordinator program Kampung Iklim (Proklim) Kampung Sasak RW 07, Limo, Sanim mengatakan sejak terbentuk beberapa waktu lalu realisasi program kampung iklim yang melibatkan sejumlah pegiat lingkungan berjalan lancar dan terbilang sukses sebab meski belum lama terbentuk kegiatan dalam program kampung iklim terbukti telah mampu membangun kesadaran masyarakat untuk berpartisipasi dalam penataan lingkungan dan pemanfaatan ruang terbuka untuk ditanami pohon penghijauan produktif.
“Alhamdulillah sejak program kampung iklim (Proklim) dilaksanakan diwilayah kami, kini banyak warga yang sudah berpartisipasi dalam penataan lingkungan seputar rumah dengan menanam pohon penghijauan produktif dan memanfaatkan ruang terbuka untuk kegiatan bercocok tanam, perubahan mindset dikalangan warga diharapkan akan memberi dampak terhadap keberhasilan pelaksanaan program kampung iklim diwilayah kami,” ujar Sanim kepada Jurnal Depok, kemarin.

Sementara, Lurah Limo, Kecamatan Limo, Fajar Mei Hendri mengatakan sangat mengapresiasi tingginya antusias warga Kampung Sasak RW 07, dalam menjalankan program kampung iklim seraya berharap realisasi Proklim di Kampung Sasak dapat menjadi bagian dari upaya memperbaiki kualitas iklim secara global dan memberi manfaat bagi warga.
“Secara jangka panjang kegiatan dalam program kampung iklim akan berdampak positif terhadap peningkatan kualitas iklim pada suatu wilayah, dan disisi lain pelaksanaan kegiatan dalam menunjang program kampung iklim seperti meningkatkan penghijauan dan menanam di seputar lingkungan akan memberi manfaat secara langsung kepada masyarakat, oleh sebab itu kami akan selalu mendukung setiap wilayah RW yang ingin mengembangkan program kampung iklim (Proklim),” pungkasnya. n Asti Ediawan








