

Margonda | jurnaldepok.id
Pengurus Karang Taruna Kelurahan Kemirimuka, Kecamatan Beji, menolak adanya punguta liar kepada Pedagang Kali Lima saat kegiatan Car Free Day di Jalan Margonda.
Ketua Karang Taruna Kelurahan Kemirimuka, Kecamatan Beji, Dimas Abdilah Akbar dalam pernyataan resmi mengatakan, bahwa Karang Taruna Kelurahan Kemirimuka, Kecamatan Beji, tidak melakukan aksi pungutan liar atau pungli dalam bentuk apapun kepada lapisan masyarakat.
“Seluruh kegiatan yang kami laksanakan secara transparan, akuntabel sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” katanya.

Dia mengimbau kepada seluruh warga Kota Depok apabila ada pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab yang mengatasnamakan Karang Taruna Kelurahan Kemirimuka atau Margonda dalam menggalang dana, atau sumbangan yang tidak disertai dengan dasar atau aturan yang resmi, maka sebaiknya diabaikan.
Sebelumnya, Wali Kota Depok, H. Supian Suri berjanji akan melakukan evaluasi secara komprehensif terhadap penyelenggaraan kegiatan Car Free Day yang diselenggarakan pada, Minggu (04/05/45) di Jalan Raya Margonda, termasuk soal adanya pungutan liar (pungli) terhadap UMKM dan kemacetan lalu lintas.
Adanya dugaan pungli terhadap UMKM, orang nomor satu di jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Depok menegaskan, Pemkot Depok tidak memberikan izin berjualan kepada pihak manapun juga di luar area Kantor Wali Kota.
Jika ada permasalahan di luar area Kantor Wali Kota tentu hal itu diluar kontrol Pemerintah Kota Depok.
“Terkait masalah adanya pungli UMKM itu terjadinya di luar area Kantor Wali Kota, jelas itu di luar kontrol kami,”katanya.
Namun demikian ini menjadi masukan bagi kami untuk perbaikan penyelenggaraan Car Free Day di lain waktu, termasuk soal pengaturan lalu lintas.
“Kami sudah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan untuk melakukan kajian ulang terhadap rekayasa lalin agar tidak menimbulkan kemacetan,”katanya.
Sementara itu berdasarkan informasi dilapangan salah satu manajemen hotel di Margonda batal membuka stand pada kegiatan Car Free Day Margonda karena dimintai uang oleh sekelompok orang. n Aji Hendro








