

Cimanggis | jurnaldepok.id
Wakil Ketua DPRD Depok, Hj. Yeti Wulandari mendukung pelaksanaan program pengolahan sampah dengan metode maggot oleh Pemkot Depok.
Selain itu Yeti mengatakan, langkah lainnya yang dilakukan Pemerintah Kota Depok untuk mengatasi persoalan sampah adalah dengan menjajaki program kerjasama pihak ketiga. Dia menambahkan, hasil dari maggot ini bisa mengurai sampah yang luar biasa.
“Kami yakin apabila kita bisa massifkan secara serentak dan bisa disadari oleh masyarakat, bisa berjalan untuk mengatasi permasalahan sampah,” katanya.
Yeti mengungkapkan, pihaknya telah melakukan kajian terkait upaya kerja sama antara Korea dan China guna mengatasi persoalan sampah di Kota Depok. Ia menyampaikan dukungannya terhadap penanganan sampah di Kota Depok. Bahkan, dirinya siap melakukan sosialisasi mengenai budidaya maggot hingga ke tingkat RT.
“Nanti kita akan mensosialisasikan sampai tingkat elemen RT, bahkan ke rumah. Ini supaya warga juga bisa mengurai sampah dengan sistem maggot. Apalagi, maggot bukan hanya bisa mengurai sampah tetapi ada daya ekonomi yang akan berjalan juga dari sini,” ujarnya.
Lebih lanjut ia mengatakan, bicara masalah sampah, itu bukan hanya PR bagi Kota Depok.
“Sampah sudah menjadi PR seluruh kota-kota di dunia, terutama kota-kota besar termasuk Kota Depok,” paparnya.
Yeti optimistis dengan sistem yang sudah berjalan oleh DLHK Kota Depok, ditambah dengan sistem maggot dan upaya penambahan sentra pengelolaan maggot, serta keterlibatan seluruh masyarakat, persoalan sampah dapat diselesaikan.
“Insya Allah kami yakin bisa diselesaikan apabila ini bisa dilaksanakan secara ketat, bisa disadari oleh masyarakat, dan bisa berjalan untuk mengatasi permasalahan sampah di Kota Depok,” pungkasnya. n Aji Hendro








