

Laporan: Asti Ediawan
Puluhan anggota Forum Persatuan Pemuda Pemudi Curug (FP3C) bersama dengan warga Minggu (26/05/24) melaksanakan kegiatan pengasapan (Fogging) disejumlah titik lokasi rawan DBD di wilayah Kelurahan Curug, Kecamatan Bojongsari.
Ketua Forum Persatuan Pemuda Pemudi Curug (FP3C), Dzarot mengatakan pelaksanaan Fogging merupakan tindak lanjut dari kegiatan kerja bakti membersihkan lingkungan yang telah digelar pada pekan sebelumnya yang juga melibatkan berbagai sejumlah pengurus lingkungan elemen masyarakat.
“Alhamdulillah pengasapan atau Fogging yang kami laksanakan mendapat banyak dukungan dari masyarakat sama seperti saat kami menggelar kerja bakti membersihkan lingkungan sepekan sebelumnya, atas nama pengurus FP3C kami menghaturkan terimakasih kepada semua pihak yang telah mensupport kegiatan kami para pemuda Curug dalam upaya membantu menanggulangi masalah gangguan kesehatan masyarakat yang berbasis lingkungan,” ujar Dzarot usai memimpin pelaksanaan penyemprotan anti nyamuk DBD pada sejumlah titik lokasi diwilayah Kelurahan Curug, Kecamatan Bojongsari.
Dikatakannya, inisiatif melaksanakan Fogging disejumlah titik lokasi mengacu pada pertimbangan bahwa saat ini diwilayah Kelurahan Curug sedang marak wabah Demam Berdarah Dengue (DBD) bahkan lanjut dia wabah DBD sudah menelan satu korban jiwa yakni bocah umur 5 tahun yang tinggal di RT 03/02, Kelurahan Curug, Kecamatan Bojongsari.
“Ya, wabah DBD sangat mencemaskan warga kerena belum lama ini satu orang anak usia 5 tahun meninggal dunia akibat terkena DBD, kami berharap pelaksanaan Fogging dapat menekan tumbuh kembang jentik nyamuk DBD diseluruh penjuru wilayah Keluruhan Curug,” tandasnya.
Ungkapan rasa terimakasih juga disampaikan oleh Syarief selaku Ketua pelaksana kegiatan Fogging yang dimotori oleh FP3C.
“Saya sangat bersyukur sekaligus bangga melihat tingginya antusias teman teman kaula muda yang tergabung di FP3C serta sejumlah stakeholder yang ikut bergabung pada kegiatan Fogging yang kami gelar, kami berharap upaya menekan kembang biak jentik nyamuk DBD tidak hanya dapat menekan pertumbuhan jentik menjadi nyamuk namun juga dapat meningkatkan sinergitas antar elemen masyarakat di wilayah Kelurahan Curug, Kecamatan Bojongsari,” ungkap Syarief.
Sementara Ketua RW 10, Kelurahan Curug, Ajum MD mengatakan sangat apresied terhadap inisiatif jajaran FP3C melaksanakan tindakan penyemprotan anti nyamuk DBD seraya berharap kegiatan sosial kemasyarakatan seperti ini dapat menjadi contoh bagi elemen masyarakat lainnya karena selain banyak manfaatnya, juga bisa dioptimalkan sebagai ajang meningkatkan tali silaturrahmi antar warga.
“Banyak sekali manfaat yang didapat dari pelaksanaan kegiatan sosial kemasyarakatan, oleh sebab itu kami sangat mengapresiasi gagasan jajaran FP3C melaksanakan Fogging dan kerja bakti membersihkan lingkungan sebagai salah satu upaya mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat dan asri,” pungkas Ajum MD. n








