

Margonda | jurnaldepok.id
Wali Kota Depok, Mohammad Idris akhirnya angkat bicara terkait siapa yang akan didukung di perhelatan Pilkada Depok November mendatang.
Idris menegaskan, hingga saat ini dirinya sama sekali belum mengeluarkan statemen apalagi dukungan kepada pasangan calon siapapun.
“Saya sebagai wali kota 2021-2026 masih menyisakan kegiatan-kegiatan janji kampanye, maka masih terlalu pagi kalau saya berikan dukungan politis kepada bacakada atau bakalpaslon, karena pendaftaran bacakada kan juga baru di bulan Agustus,” ujar Idris ekslusif kepada jurnaldepok.id, Selasa (09/04/24).
Dengan begitu, Idris memastikan hingga saat ini dirinya belum menjatuhkan pilihan untuk mendukung siapa di pilkada nanti.
“Jadi saya belum sama sekali berikan dukungan kepada paslon siapapun. Bahkan saya berharap wakil wali kota saya dan sekda saya (Imam-Supian,red) serta seluruh pejabat dan ASN Pemkot tetap bekerja secara profesional, jangan sampai terganggu dengan godaan-godaan politik pilkada dan jebakan-jebakan kekuasaan, selama mereka sebagai pejabat pemkot,” paparnya.
Dari itu, Idris meminta izin untuk konsentrasi menyelesaikan program-program RPJMD 2021-2026.
“Tentu sekuat tenaga dan program-program legacy saya, yang secara politis dipangkas masa jabatan saya dengan pilkada serentak yang seharsnya sampai 2026, tapi dibatasi sampai dilantiknya wali kota wakil wali kota terpilih nanti,” jelasnya.
Tak lupa, Idris juga memohon dukungan dan doa dari semua pejabat, ASN dan masyarakat agar dirinya dikaruniai kesehatan lahir batin, diberikan kekuatan bisa membersamai para ASN dan Pejabat Pemkot Depok menyelesaikan semua kegiatan RPJMD 2021-2026.
“Terakhir, saya minta semua pejabat dan ASN Pemkot bersikap netral dan tetap berkinerja profesional dalam tugas-tugasnya,” ungkapnya.
Sebelumnya Sekretaris Umum DPD PKS Kota Depok, Hermanto mengklaim jika Wali Kota Depok yang juga menjabat Dewan Pakar PKS, Mohammad Idris telah memberikan dukungan kepada Imam Budi Hartono (IBH) di pilkada mendatang. n Rahmat Tarmuji








