Hadiri Acara Halal Bihalal, Sekretaris Daerah Puji Eksistensi Yayasan Darul Irfan Sawangan

57
Sekda Kota Depok didampingi Camat Sawangan foto bersama dengan Ketua dan Pengurus Yaysan Darul Irfan Sawangan.

Laporan: Rahmat Tarmuji
Yayasan Darul Irfan Sawangan yang menaungi beberapa jenjang Pendidikan menggelar acara halal bihalal.

Sekretaris Daerah Kota Depok, Supian Suri yang hadir dalam acara tersebut meng apresiasi atas kiprah dan kontribusi yayasan dan sivitas akademika Darul Irfan yang merupakan yayasan tertua di Sawangan sejak tahun 1966.

“Saya ucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh pengurus sivitas akademika, dari pelajar sekolah, guru, TU, dan semua pihak yang menjadi bagian dari perjalanan lembaga pendidikan ini atas semua kontribusi yang diberikan, terutama mencerdaskan anak bangsa,” ujarnya.

Dirinya mengungkapkan agar kolaborasi antara yayasan dan pemerintah dapat terus berlanjut, dengan memberikan dukungan dalam bentuk alokasi anggaran untuk mendukung kegiatan-kegiatan pendidikan yang dilaksanakan oleh yayasan.

“Sebagai pemerintah, kita memiliki alokasi anggaran yang dimungkinkan untuk mensupport kerja-kerja atau kegiatan-kegiatan yang dijalankan oleh yayasan, baik itu dalam bentuk program maupun sarana prasarana,” paparnya.

Dirinya menegaskan bahwa pemerintah memberikan dukungan kepada sekolah swasta melalui alokasi anggaran sebagai bagian dari tanggung jawab pendidikan.

“Tentunya, ini juga sangat bergantung kepada kemampuan anggaran pemerintah,” katanya.

Ketua dewan Pembina Yayasan Darul Irfan, Jamaludin Marzuki mengatakan, dirinya menyambut baik kehadiran sekda di acara tersebut.

“Alhamdulillah Pak Sekda bisa hadir ke sini, tujuannya lebih kepada silaturahmi dengan para pendidik di sini,” tandasnya.

Terkait dengan infrastruktur yayasan, pihaknya saat ini ingin melakukan pembebasan lahan di belakang sekolah untuk penambahan ruang kelas.

“Saat ini ada lima jenjang pendidikan yang kami kelola diantaranya MTs, SMP, SMA, MA dan SMK. Kami membutuhkan tambahan lahan agar para siswa dapat sekolah di pagi hari, saat ini masih ada yang masuk siang karena keterbatasan ruang kelas,” terangnya.

Jika pembebasan lahan dapat dilakukan, pihaknya akan membangun kembali 12 ruang kelas baru untuk para siswa.

“Saat ini lahan yang kami miliki hanya 3.300, untuk perluasan kami butuh sekitar 700 meter lagi. Kami berharap pemerintah kota dapat membantu rencana kami ini,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here