
Laporan: Aji Hendro
Sekitar 4.230 anak penderita stunting mengalami kenaikan berat badan usai mendapatkan program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) lokal.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok, Mary Liziawati mengklaim 45 persen balita stunting di wilayahnya mengalami kenaikan berat badan usai mengonsumsi PMT lokal selama satu pekan ke belakang.
Mary mengatakan, kenaikan berat badan itu berdasarkan data yang masuk ke Dinas Kesehatan Kota Depok sekitar 80 persen.

“Alhamdulillah setelah satu pekan pelaksanaan PMT, Puskesmas juga melakukan penimbangan, pengukuran tinggi badan, dan dari data yang masuk ke kami, 45 persen balita yang mendapatkan PMT berat badannya sudah ada kenaikan,” katanya.
Mary menjelaskan, selama tujuh hari pelaksanaan program pemberian makanan tambahan lokal dilakukan pemantauan dari tumbuh kembang balita.
“Saat ini sedang dicek. Karena data masih bergerak, belum 100 persen laporan dari puskesmas masuk ke Dinkes. Data sementara kemarin, dari seluruh sasaran terdata di PKM yaitu 4.230 balita sudah mengalami kenaikan berat badan,” ujarnya.
Dengan adanya indikator kenaikan berat badan balita, Mary menuturkan program pemberian makanan tambahan bermanfaat untuk balita sasaran.
“Ya, dengan adanya kenaikan berat badan menunjukan bahwa PMT yang diberikan berdampak bermanfaat bagi balita,” tuturnya.
Ia optimistis capaian kenaikan berat badan balita sasaran program pemberian makanan tambahan lokal di angka 70 persen atau 80 persen.
“Ya, mudah-mudahan kami bisa mencapai maksimal walaupun mungkin tidak 100 persen paling tidak kami bisa dapat 70-80 persen, itu sudah sangat bagus. Karena bisa jadi mungkin ada balita yang harus dicek lebih lanjut ketika memang berat badan tidak naik, mungkin ada penyakit infeksi untuk segera ditindaklanjuti. Harapannya ketika sudah mencapai 80 persen itu sudah sangat baik,” paparnya.
Program pemberian makanan tambahan lokal dari Dinas Kesehatan Kota Depok digulirkan sejak 10 November hingga 8 Desember 2023 atau selama 28 hari dengan sasaran 9.882 balita.
Sedangkan penyedia pemberian makanan tambahan, Dinkes Depok melibatkan wirausaha baru (WUB) dengan komposisi menu 6 hari kudapan dan sehari makanan lengkap. n








