
Limo | jurnaldepok.id
Ratusan warga pemilik lahan eks Situ Krukut kemarin menggelar aksi unjuk rasa di depan pintu Tol Cinere – Jagorawi (Cijago) wilayah Limo untuk menyampaikan tuntutan pembayaran Uang Ganti Kerugian (UGK) atas lahan eks situ yang masih tertahan di Pengadilan Negeri (PN) Depok yang hingga saat ini belum juga dibayarkan kepada warga.
Koordinator aksi unjuk rasa, Husin Tohir mengatakan, pihaknya terpaksa melakukan aksi unjuk rasa lantaran hingga saat ini BPN belum juga merekomendasikan penyerahan UGK kepada warga pasca dikeluarkannya putusan Mahkamah Agung (MA) pada tahun 2022.
“Uang Ganti Kerugian untuk 152 warga yang tadinya menguasai tanah terkena Tol Desari dan Cijago nilainya mencapai Rp 192.375.080.000, posisi uang tersebut sudah dititipkan di Pengadilan Negeri (PN) Depok sejak tahun 2016, namun sampai sekarang belum juga diserahkan ke warga. Padahal putusan yang memenangkan warga sudah diterbitkan sejak tahun 2022 silam,” ujar Husin yang juga menjabat sebagai Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Krukut, Kecamatan Limo, Rabu (13/09/23).

Dikatakannya, tanah eks Situ Krukut yang tadinya dikuasai warga tersebar di RW 04 dan RW 01, Kelurahan Krukut, Kecamatan Limo, dengan luas mencapai lebih dari tujuh hektar.
“Warga sudah cukup sabar menunggu pembayaran uang ganti rugi dari BPN, dan jika dalam sebulan kedepan belum juga ada realisasi pembayaran maka warga akan melaporkan hal ini ke BPN Pusat dan lembaga terkait,” paparnya.
Dia menambahkan, polemik pembebasan lahan eks Situ Krukut mulai mencuat saat pembangunan Tol Depok – Antasari (Desari) pada tahun 2016, saat itu uang ganti kerugian warga tidak mendapatkan haknya sebagai pihak yang menguasai dan mengurus tanah lantaran kalah dalam sidang melawan pihak Verponding di Pengadilan Negeri (PN) Depok.
“Waktu itu warga tidak mendapatkan haknya karena kalah dengan pihak verponding dan setelah warga menang pada tingkat banding di MA, seharusnya BPN merekomendasikan penyerahan uang konsinyasi itu ke warga, tapi sampai sekarang warga belum juga menerima uang ganti kerugian sehingga mereka murka,” imbuhnya.
Meski tidak memicu kemacetan, namun pelaksanaan aksi unjuk rasa warga Krukut di depan pintu Tol Limo sempat menjadi perhatian para pengguna jalan yang melintas. n Asti Ediawan








