Respon Keluhan Pengguna Jalan, Pemkot Depok ‘Babat Habis’ Separator Jalan Margonda

268
Terlihat separator Jalan Raya Margonda yang telah dibongkar

Margonda | jurnaldepok.id
Wali Kota Depok, Mohammad Idris memutuskan melakukan pembokaran separator Jalan Raya Marigonda yang dari dahulu banyak dikeluhkan masyarakat khususnya pengguna jalan dikarenakan sering menimbulkan kecelakaan tunggal.

Keputusan tersebut direspon langsung oleh Ketua DPRD Kota Depok, H TM Yusufsyah Putra.

“DPRD sebatas penyiapan anggaran terkait tata kota dan keindahan, pelaksanaan di pemerintahan. Nanti kami lihat dan evaluasi seperti apa, itu akan kami lakukan,” ujar Putra kepada Jurnal Depok, kemarin.

Ia mengatakan, apakah pembongkaran separator akan optimal mengurai kemacetan dan menghindari kecelakaan, maka pihaknya akan melakukan evaluasi.

“Makanya kami akan lihat kesiapan pemerintah terhadap aturan yang baru ini, baik secara keamanannya bagi pengguna jalan dengan tidak adanya separator, sehingga harus ada solusi untuk pengguna jalan agar tetap aman,” paparnya.

Namun begitu, Putra meyakini bahwa keputusan tersebut sudah dipikirkan.

“Tinggal bagaimana nantinya pemerintah melakukan sosialisasi kepada masyarakat terlebih pengguna jalan,” terangnya.

Selain itu, Putra juga menyoroti pembangunan trotoar Jalan Raya Margonda yang saat ini masih berlangsung. Ia juga telah mendengar beberapa keluhan pengguna jalan atas dampak pembangunan trotoar Maronda.

“Ketika timbul permasalahan dan kendala di lapangan, kami akan tanyakan seperti apa solusinya. Ini kan memang untuk kenyamanan pengguna jalan,” jelasnya.

Dikatakannya, imbas dari sebuah pembangunan infrastruktur jalan akan berdampak pada kemacetan dan lainnya.

“Itu memang suatu konsekwensi yang tidak dapat dihindari, nanti kami tanyakan ke pemerintah untuk dilakukan evaluasi,” katanya.

Sebelumnya, Wali Kota Depok, Mohammad Idris mengungkapkan akan melakukan pembongkaran separator Jalan Raya Margonda. Hal itu buntut dari pembangunan trotoar. Dengan begitu, nantinya tak ada lagi jalur cepat dikarenakan di jalan tersebut hanya ada satu separator yang memisahkan jalur cepat dan jalur lambat.

“Iya, memang makan badan jalan (penataan trotoar,red), makanya nanti separator jalur lambat ditiadakan dan dibongkar. Kenapa di segmen II tidak dilakukan, dikarenakan lokasi itu kewenangan pemerintah pusat, kami akan sowan dulu kesana,” ujar Mohammad Idris, Wali Kota Depok, kemarin.

Ia menambahkan, saat ini proses pembangunan trotoar tengah dilakukan hingga pertengahan Desember mendatang. Pembangunan tersebut juga berbarengan dengan pelebaran Jalan Raya Kartini dan Jembatan GDC serta kases UI.

“Saat ini yang dikerjakan di Jalan Margonda segmen I sebagian, segmen II tahun depan dan segmen III yakni dari Juanda ke Flyover UI tahin ini, kanan kiri,” paparnya.

Lebih lanjut ia mengungkapkan, yang namanya pembangunan akan terus berjalan dan tidak akan abadi.

“Enggak Margonda aja kok, tahun ini GDC juga kami bangun, Jalan Raya Kartini dibangun, Jalan KSU juga dibangun, termasuk Bojongsari juga kami lakukan pembangunan,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here