Mau Enaknya Doang, Sepasang Kekasih Ditangkap Polisi Karena Membuang Janin Bayi

246
ilustrasi

Cinere | jurnaldepok.id
Aparat Kepolisian Polsek Cinere berhasil meringkus pelaku pembuang janin bayi di Jalan Nusantara RT 12/3 (dekat Makam Bulak Gantung), Kelurahan Gandul, Kecamatan Cinere.

Kapolsek Cinere, Kompol Jun Nurhaida Tampubolon kepada wartawan mengatakan, anggotanya berhasil menangkap dua pelaku yang membuang janin bayi.

“Anggota tim opsnal kami dibawah pimpinan Panit Reskrim Ipda Hasanuddin dengan melakukan olah TKP memeriksa saksi-saksi, setelah itu kurang dari 1×24 jam berhasil mengamankan dua orang pelaku,” ujarnya.

Dua pelaku tidak lain kedua orang tua bayi tersebut yakni MAF, dan istrinya IH di sebuah kostan tidak jauh dari lokasi temuan janin.

“Kedua orang tua itu telah berhasil kami amankan. MAF dan IH merupakan orang tua dari janin bayi baru berusia sekitar 4 – 5 bulan,” paparnya.

Dari keterangan para pelaku, kata dia, janin bayi yang dibuang merupakan hubungan dari luar nikah.

“Dari pengakuan kepada anggota kami kedua pelaku belum menikah. IH ibu dari bayi tersebut mengeluh sakit kram dibagian perut, lalu sempat ke belakang (kamar mandi) disangka mau buang air besar. Setelah itu tiba-tiba tanpa sadar janin keluar dan langsung ada di jamban,” katanya.

IH, lanjutnya, kaget tiba-tiba ada janin keluar dan ia pun memanggil pacarnya MAF kebetulan sudah tinggal bersama di kostan untuk segera mencarikan bidan terdekat untuk mencari pertolongan.

“Pelaku MAF mencoba mencari bidan terdekat di Jalan Cinere untuk mendatangi kostan pelaku yang lokasinya tidak jauh dari TKP. Melihat IH sudah terbaling lemas di kamar mandi, janin langsung dirapihkan termasuk ari-ari dikeluarkan dari dalam perut IH dan langsung dimasukkan ke dalam kendi,” jelasnya.

Sesudah memasukan kedalam kendi, lanjutnya, kemudian MAF disuruh untuk menguburkan ke TPU Bulak Gantung Cinere.

“Karena tidak memilik dokumen dan tidak mempunyai uang, akhirnya MAF terpaksa menaruh janin bayi yang sudah terbungkus rapi dimasukan dalam tas kecil ditaruh di pinggir jalan yang hanya berjarak sekitar 300 meter dari TPU, dengan harapan jika ada orang yang menemukan berharap bisa langsung dikuburkan karena dekat makam Bulak Gantung,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, saat ini kedua pelaku masih dilakukan pemeriksaan.

Diberitakan sebelumnya, janin bayi diduga baru lahir ditemukan tewas oleh warga di Jalan Kober RT 12/03 Kelurahan Gandul, Kecamatan Cinere.

Ketua RT setempat, Jahudin kepada wartawan mengatakan, pertama kali mayat tersebut dilihat oleh warga yang sedang melintas.

“Ditemuin warga saya, ada di bawah lampu pas tikungan dalam gang situ. Saat ditemukan, mayat dibungkus kain. Kemudian mayat disimpan dalam tas berwarna biru,” pungkasnya. n Aji Hendro

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here