
Laporan: Asti Ediawan
Petugas penyuluh pertanian Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Depok, Pramudya dan Nasrullah Selasa (18/10) didapuk menyampaikan materi terkait teknis pembudidayaan tanaman buah Anggur mulai dari pembibitan hingga penanaman dan perawatan tanaman Anggur.
Kepada Jurnal Depok Nasrullah mengatakan, pembinaan dan pendampingan terhadap para pembudidaya tanaman buah anggur bertujuan untuk meningkatkan kemampuan para petani anggur dalam menekuni usaha budidaya buah anggur sebagai salah satu solusi meningkatkan pendapatan keluarga.
Acara pembinaan dan pendampingan bagi para pembudidaya tanaman buah Anggur yang dipusatkan sekretariat Kelompok Tani (Poktan) Pengangguran dikawasan Lebong, Kelurahan Limo.

“Menggeluti usaha tanaman buah anggur kini semakin digandrungi masyarakat, dimana mana banyak warga yang memanfaatkan pekarangan rumahnya untuk ditanami tanaman buah anggur, kami hadir memberikan tips cara melakukan pembibitan dan perawatan tanaman anggur yang baik dan benar sehingga akhirnya akan berdampak positif bagi peningkatan penghasilan para petani anggur,” ujar Nasrullah kepada Jurnal Depok, kemarin.
Pelaksanaan pembinaan dan pendampingan terhadap para petani tanaman buah anggur di Limo disambut baik oleh Sekcam Limo, Yeni Soehartini.
Dikatakan Yeni, menekuni usaha pembibitan dan penanaman tanaman anggur merupakan pilihan tepat untuk menyiasati kesulitan ekonomi pasca pandemi, dan dirinya sangat bangga melihat banyaknya petani tanaman anggur di Limo yang kini sudah memiliki omzet penjualan lumayan besar.
“Memang untuk saat ini sebagian besar petani tanaman anggur lebih fokus pada bidang pembibitan namun seiring waktu sudah banyak juga warga yang ikut menanam tanaman buah anggur dengan memanfaatkan pekarangan rumah, ini sebenarnya tujuan kami agar kedepan seluruh warga dapat mengoptimalkan halaman rumahnya untuk ditanami buah anggur,” kata Yeni usai membuka acara pembinaan dan pendampingan terhadap petani anggur di Limo yang masuk dalam program Pekarangan Pangan Lestari (P2L).
Hal senada disampaikan oleh Lurah Limo, Kecamatan Limo, AA. Abdul Khoir.
Dikatakan AA, meskipun cukup banyak warga Kelurahan Limo yang sudah mengembangkan usaha budidaya tanaman buah anggur, namun sejauh ini baru 15 petani anggur yang masuk dalam daftar anggota kelompok tani (Poktan).
“Kami tentu sangat berharap kelak semua warga bisa mengoptimalkan setiap sisi ruang kosong disekitar rumah untuk ditanami buah anggur sehingga Limo dapat meraih predikat sentra tanaman buah anggur,” ujar AA kepada Jurnal Depok, kemarin.
Sementara Abdul Naja salah seorang pembudidaya tanaman buah anggur mengaku senang dapat berbagi peluang kepada warga yang ingin ikut mengembangkan usaha budidaya tanaman anggur.
“Awalnya saya memang sekedar iseng iseng menanam tanaman buah anggur tapi setelah melihat hasilnya tanaman yang bagus dan berkualitas, saya semakin semangat mengembangkan usaha tanaman buah anggur sekaligus belajar melakukan pembibitan tanaman buah anggur yang hasilnya lumayan besar,” paparnya.
Dia menambahkan, setelah sukses mengembangkan pembibitan dan penanaman serta perawatan tanaman buah anggur dirinya meyakini bahwa PH tanah di Limo sangat cocok untuk tanaman anggur hal ini kata dia dapat dilihat dari pertumbuhan pohon yang relatif cukup baik serta rasa buah anggur yang manis.
“Tanah Limo cocok untuk tanaman buah anggur, karena tanaman anggur kami buahnya lebat dan rasanya manis,” tutupnya. n








