
Margonda | jurnaldepok.id
Pemerintah Kota (Pemkot) Depok membuka peluang kepada warga untuk bekerja di Jepang dengan gaji yang fantastis.
Ajakan tersejut disampaikan oleh Wali Kota Depok, Supian Suri saat berkunjung ke LPK Koba Mirai Japan di Kawasan Sukmajaya.
“Kami memberikan kabar gembira kepada warga Depok, Pemkot Depok kerjasama dengan LPK Koba Mira Japan memberikan kesempatan kepada warga Kota Depok untuk bekerja di Jepang,” katanya, Selasa (1/9/2026).
Dia menambahkan, warga Depok yang berusia sekitar 20-40 tahun serta memiliki SIM bisa bekerja sebagai sopir truk atau taksi dengan gaji minimal Rp 20 sampai 50 juta perbulan.
“Kesempatan ini kami rasa jangan di sia-siakan karena pendaftaran sudah dibuka di LPK Kobai Mirai Japan berlokasi di Dekat Pasar Agung, Sukmajaya,” ujarnya.
Ditegaskan bahwa, program ini banyak manfaatnya karena ada banyak bonusnya dan sekali lagi mari manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya.
Program ini gratis untuk warga Depok yang ingin bekerja di Jepang. Pemkot Depok juga mengajak kepada LPK Koba Mirai Japan untuk memperkenalkan seni dan budaya di Depok seperti di alun-alun atau DOS.
Di lokasi sama, Direktur LPK Koba Mirai Japan, Lisa Heriyati menambahkan, dirinya percaya bahwa etos kerja yang kuat dan SDM yang unggul adalah kunci transformasi ekonomi.
“KOBA Group berkomitmen memberikan kontribusi nyata dalam mencetak tenaga kerja handal yang berintegritas tinggi,” katanya.
Koba Group (PT Koba) adalah perusahaan terkemuka yang berfokus pada pengembangan sumber daya manusia di bidang pelatihan kerja, program pemagangan, dan penempatan pekerja migran Indonesia ke Jepang.
Dengan komitmen tinggi terhadap kualitas dan profesionalisme, Koba Group hadir untuk menjembatani potensi tenaga kerja Indonesia dengan berbagai peluang kerja di Jepang. Menurutnya, pengalaman bekerja di Jepang akan menjadi bekal berharga bagi masa depan peserta.
“Selain memperoleh pengalaman internasional, mereka juga dapat meningkatkan kompetensi mereka pada era global,” ujarnya.
Kerja sama antara Disnaker Kota Depok dan LPK Koba Mirai Japan menjadi contoh sinergi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Program ini tidak hanya membantu membuka lapangan kerja internasional, tetapi juga meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
Melalui pelatihan yang terarah, peserta mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri global.
“Program ini juga menjadi jembatan bagi generasi muda yang ingin memperoleh pengalaman kerja internasional secara legal dan profesional,” tukasnya.
Ke depan, program serupa diharapkan terus berkembang dan menjangkau lebih banyak masyarakat. Dengan semakin banyak tenaga kerja kompeten yang berkiprah di luar negeri, Indonesia dapat memperkuat daya saing sumber daya manusianya di tingkat dunia.
Sementara itu salah satu peserta LPK Koba Mirai Japan, Aurel dari Kecamatan Beji mengatakan, dirinya sudah mendapatkan pendidikan dari Koba Mira Japan.
“Kami siap kerja di Jepang,” katanya. n Aji Hendro








