

Margonda | jurnaldepok.id
Hari kedua pelaksanaan Job Fair 2026 yang dilaksanakan di Depok Town Square masih dipadati para pencari kerja dari wilayah Jabodetabek dan sekitarnya. Tercatat, lebih dari 1.000 pencari kerja yang mendatangi Job Fair 2026.
Salah satu pencari kerja, Iwan mengatakan tantangan terbesar saat ini bukanlah soal faktor usia, melainkan gempuran persaingan dari generasi muda yang membanjiri pasar kerja. Demi menyambung hidup dan menopang kebutuhan harian keluarga, Iwan menolak menyerah. Berbagai pekerjaan lepas (freelance) ia lakoni demi menjaga dapur rumah tangganya tetap ngebul.
Meski penghasilan freelance dan sisa tabungan masih mampu menutupi kebutuhan sehari-hari, ia tak menampik kecemasan yang terus membayangi saat melihat tabungan keluarga kian tergerus waktu.

“Datang ke Job Fair untuk mencari lapangan kerja mudah-mudahan berhasil,” katanya, Rabu (5/8/2026).
Salah seorang pencari kerja, Romi mengaku datang dari Bekasi untuk mengikuti Job Fair Depok 2026. Dia berharap dapat memperoleh pekerjaan yang sesuai dengan pengalaman yang dimilikinya di bidang makanan dan minuman atau food and beverage (F&B).
“Sebelumnya saya sudah bertahun-tahun di bidang Food, ya semoga saja bisa kembali mendapatkan pekerjaan,” katanya.
Romi menilai persaingan dalam mencari pekerjaan saat ini cukup ketat. Menurut dia, pengalaman kerja yang dimiliki belum tentu menjadi jaminan untuk memperoleh pekerjaan.
“Susah sekali. Walaupun sudah memiliki pengalaman, biasanya yang dicari lulusan baru atau yang masih muda,” akunya.
Sementara itu, Santi mengaku baru pertama kali mengikuti kegiatan bursa kerja. Ia datang untuk mencari pekerjaan setelah menyelesaikan pendidikan di sekolah. Dirinya mengaku telah mengirimkan daftar riwayat hidup atau curriculum vitae (CV) kepada sejumlah perusahaan yang membuka kesempatan kerja dalam kegiatan tersebut.
“Saya sudah mencoba mengirimkan CV ke beberapa perusahaan. Semoga bisa diterima,” katanya.
Job Fair Depok 2026 menjadi salah satu upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Depok untuk mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan yang membuka lowongan.
Kegiatan tersebut juga diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap informasi dan peluang kerja. Tingginya jumlah peserta yang hadir menunjukkan besarnya minat masyarakat terhadap kesempatan kerja yang tersedia.
Para pencari kerja diharapkan dapat memanfaatkan kegiatan tersebut untuk memperoleh informasi, membangun jaringan, serta mengikuti proses rekrutmen sesuai dengan kualifikasi yang dibutuhkan perusahaan.
Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Depok, Nessi Annisa Handari menuturkan, Pemkot Depok telah membuka job fair yang akan dilaksanakan mulai 4 dan 5 Agustus 2026. Terdapat 25 perusahaan ternama membuka ribuan lowongan pekerjaan.
“Ada ribuan lowongan pekerjaan untuk para pencari kerja dari 25 perusahaan yang tergabung pada job fair,” katanya.
Adapun perusahaan yang tergabung yakni yang bergerak pada perbankan, retail, transportasi online dan perusahan lainnya. Para peserta job fair dapat terlebih dahulu melakukan registrasi melalui aplikasi.
“Para peserta job fair melakukan registrasi atau login terlebih dahulu untuk melengkapi data diri,” ujarnya.
Setelah selesai melakukan registrasi, lanjut Nessi, para peserta yang akan memasuki area job fair melakukan scan QR Code dan menunjukan bukti kepada panitia yang berjaga. Hal itu dilakukan untuk menjaga ketertiban dan kelancaran selama pelaksanaan job fair.
“Para peserta job fair dapat menyesuaikan CV dengan kebutuhan perusahaan yang akan dituju,” pungkasnya. n Aji Hendro








