Kodim 0508 Depok Distribusikan Air Bersih ke Pemukiman Warga

6
Anggota Kodim 0508 Depok saat menyalurkan air bersih ke warga Cipayung.

Cipayung | jurnaldepok.id
Komando Distrik Militer (Kodim) 0508 Depok mendistribusikan 8.000 liter pasokan air bersih ke Kelurahan Cipayung Jaya, Kecamatan Cipayung.

Danramil 01/Pancoran Mas, Mayor (Inf ) Supriyanto, mengatakan, kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian TNI terhadap masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air bersih.

Ia menyebut, sebanyak dua unit mobil tangki milik Kodim Depok dengan kapasitas masing-masing 4.000 liter air dalam tangki tersebut.

“Jadi total sebanyak 8.000 liter air bersih didistribusikan kepada warga di dua titik yang mengalami krisis air bersih,” katanya, Selasa (4/8/2026).

Dia menambahkan, lokasi pendistribusian berada di Jalan Masjid Ar Riyadh RT 02 RW 07 serta kawasan Kebun Percobaan, Jalan Pertanian, Kelurahan Cipayung Jaya. Bantuan tersebut menyasar sekitar 100 kepala keluarga (KK), terdiri dari 50 KK di RT 01 RW 07 dan 50 KK di RT 02 RW 07 yang tengah mengalami kesulitan memperoleh air bersih akibat musim kemarau.

Wakil Komandan Koramil 01/Pancoran Mas, Kapten Infanteri Rudi Sipayung, mengatakan distribusi air bersih akan terus dilakukan ke wilayah-wilayah yang terdampak kekeringan di Kota Depok.

Menurut dia, penyaluran bantuan ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap masyarakat yang kesulitan mendapatkan akses air bersih selama musim kemarau.

Selain Kelurahan Cipayung Jaya, sejumlah wilayah lain di Kota Depok juga mulai terdampak kekeringan. Pemerintah bersama berbagai instansi terus memantau kondisi di lapangan dan menyiapkan langkah penanganan agar kebutuhan air bersih warga tetap terpenuhi.

Air tersebut dibagikan kepada warga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, seperti memasak, mandi, dan mencuci. Sejak pagi, puluhan warga tampak mengantre dengan membawa ember, jeriken, hingga galon air mineral untuk mendapatkan pasokan air bersih. Mereka mengaku kesulitan memperoleh air karena sumber air di lingkungan permukiman mulai mengering.

Fauziah, salah seorang warga mengatakan, kondisi kekeringan telah dirasakan selama kurang lebih satu bulan. Selama itu pula warga harus berupaya mencari sumber air alternatif untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga.

“Sudah sebulan ini susah air bersih. Alhamdulillah dapat bantuan air bersih,” katanya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here