
Limo | jurnaldepok.id
Puluhan Guru SDN Pangkalan Jati 1 dan SDN Pangkalan Jati 2 tampak antusias mengikuti pelatihan literasi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence /AI) yang diselenggarakan oleh para dosen Fakultas Teknik Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta, Selasa (21/07/26).
Kegiatan ini merupakan realisasi program Hibah Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) sebagai wujud partisipasi dan kontribusi jajaran kampus fakultas teknik UPN Veteran Jakarta terhadap upaya meningkatkan kemampuan para praktisi pendidikan dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran disekolah.
Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Fakultas Teknik UPN Veteran Jakarta yang digelar di aula Merce lantai 8 kampus fakultas teknik di Jalan Raya Limo, Kelurahan Limo, Kecamatan Limo, dipimpin oleh Dr. -Eng Riki Hendra Purba, S.T., M.Eng dan didukung oleh tim dosen UPN Veteran Jakarta yang terdiri dari Redian Wahyu Elanda, M.T, Fathin Muhammad Mahdhudhu, S.T, M.SC, Dr. James Julian, S.T., MT., Elvi Armadani, ST.,MT, Fitri Wahyuni, S.Si, M.Eng, dan Didi Harlianto, M.Si dan dalam kegiatan ini seluruh anggota tim yang dibantu oleh mahasiswa berkolaborasi dalam penyusunan materi serta pendampingan terhadap peserta pelatihan.

Ketua Tim PKM Fakultas Teknik UPN Veteran Jakarta, Dr. -Eng. Riki Hendra Purba, ST. M.Eng menjelaskan pengenalan AI pada jenjang sekolah dasar tidak selalu harus dilakukan dengan menggunakan perangkat komputer canggih namun menurutnya konsep berpikir komputasional, pengenalan pola, logika dan pengambilan keputusan dapat diajarkan melalui aktivitas sederhana yang dikenal sebagai Coding Unplugged.
“Kami ingin memberitahukan dan memperlihatkan kepada para guru bahwa literasi kecerdasan buatan tidak harus dimulai dari hal yang rumit tapi bisa dilakukan melalui pendekatan unplugged, konsep konsep dasar seperti pola, logika dan pengambilan keputusan dapat diperkenalkan melalui aktivitas sederhana yang menyentuh pada kegiatan keseharian siswa sehingga guru dapat mengadopsinya secara bertahap sesuai dengan kondisi sekolah masing masing,” ungkap Riki Hendra Purba.
Kegiatan pelatihan Coding dan AI disambut baik oleh para guru peserta pelatihan hal ini tergambar dalam kesungguhan para guru mengikuti semua sesi pelatihan baik pada sesi diskusi, simulasi dan praktek sederhana yang dapat langsung di adaptasi dalam pembelajaran di kelas.
Deliana Ayu Salsabila salah satu guru SDN Pangkalan Jati 1 mengaku sangat beruntung berkesempatan mengikuti pelatihan Coding dan AI yang diselenggarakan oleh para dosen fakultas teknik UPN Veteran Jakarta yang menurutnya telah memberikan wawasan baru kepada para guru dalam mengembangkan pembelajaran yang inovatif dan relevan dengan perkembangan zaman.
Dia mengakui banyak sisi positif dari penyelenggaraan pelatihan lantaran para guru memperoleh gambaran bahwa ternyata perangkat Gawai dapat dioptimalkan sebagai media pembelajaran.
“Kegiatan ini sangat menarik karena pada pelatihan kali ini para peserta diajak beraktivitas secara langsung dan bersama sama, banyak hal baru yang kami dapatkan dari pelatihan ini yang dapat kami implementasikan dalam kegiatan belajar mengajar disekolah, terimakasih kami ucapkan kepada jajaran dosen UPN Veteran Jakarta yang telah menyempatkan waktu melaksanakan pelatihan untuk kami para guru SD,” pungkasnya. n Asti Ediawan








