
Sawangan | jurnaldepok.id
Lurah Pengasinan, Kecamatan Sawangan, Ari Andriana Wijaya meminta kepada masyarakat khususnya warga kurang mampu untuk mengoptimalkan program Rintisan Sekolah Swasta Gratis (RSSG) yang digulirkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dalam kerangka meningkatkan minat masyarakat terhadap sekolah Swasta sekaligus membantu mengurangi beban keluarga kurang mampu dalam membiayai pendidikan anaknya.
Demikian diungkapkan Ari dihadapan puluhan kader PKK pada acara Gerakan Keluarga Indonesia Dalam Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Pengelolaan Ekonomi (Gelari Pelangi) di RW 12, Kelurahan Pengasinan, Kecamatan Sawangan, kemarin.
“Sekarang enggak perlu lagi berebut masuk sekolah negeri karena Pemerintah Kota (Pemkot) Depok telah menggulirkan program RSSG yang bertujuan untuk membantu keluarga kurang mampu dalam membiayai pendidikan anaknya, saya minta warga dapat memanfaatkan program pro rakyat ini,” ungkap Ari.

Dikatakannya, meskipun saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Depok banyak membutuhkan dana untuk penataan sarana prasarana atau fasilitas umum namun hal itu menurutnya sama sekali tak mengurangi keberpihakan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dalam mengupayakan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui upaya pemenuhan fasilitas penunjang kegiatan belajar mengajar di lembaga pendidikan formal.
“Ya, banyak sekali program pembangunan yang telah dan akan dilaksanakan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) untuk mewujudkan Kota Depok yang berkemajuan, kami mengajak kepada seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi dan berperan aktif membantu pelaksanaan pembangunan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh,” pintanya.
Harapan yang sama juga disampaikan oleh Marjuki selaku Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Pengasinan, Kecamatan Sawangan.
“Pelaksanaan pembangunan sangat membutuhkan partisipasi dan kontribusi dari seluruh lapisan masyarakat, oleh karenya kami meminta kepada semua elemen masyarakat agar pro aktif dalam membantu pelaksanaan pembangunan baik pembangunan fisik maupun pembangunan sumber daya manusia,” pungkasnya. n Asti Ediawan








