Ibu dan Anak Dibacok Maling Saat Memeregoki Aksi Pencuri

7
ilustrasi

Tapos | jurnaldepok.id
Ibu dan anak dibacok maling saat memergoki aksi pencurian di rumahnya di Jalan Raya Bogor Kelurahan Sukamaju Baru, Kecamatan Tapos, Depok.

Ibu dan anak tersebut kemudian dibawa ke rumah sakit karena mengalami luka yang serius hingga harus menjalani operasi.

Salah satu keluarga korban, Lauren Stumilar mengatakan, peristiwa pencurian dengan kekerasan terjadi saat malam hari. Diduga pelaku memasuki rumah kakaknya melalui lubang udara yang berada di atas pintu rumah.

Pelaku masuk ke dalam rumah dalam kondisi gelap. Korban tidak menyadari keponakannya yakni Gebby belum tidur dan melihat aksi pelaku. Merasa panik, pelaku langsung mengambil samurai milik kakaknya yang tersimpan di dekat pintu.

“Terjadilah perkelahian antara pelaku dengan keponakan kami menggunakan samurai,” katanya, Rabu (10/6/2026).

Geby kemudian berteriak memanggil ibunya Elis yang berada di dalam kamar tidur. Mendengar teriakan anaknya Elis keluar dan melihat anaknya melawan pelaku yang menggunakan samurai.

“Tapi apa boleh buat karena mereka ini adalah wanita, ya dia dengan memakai senjata samurai melukai kedua korban,” ujarnya.

Pelaku menyerang kedua korban menggunakan samurai dan para korban hanya dapat menahan serangan menggunakan tangan. Elis mengalami luka di tangan sebelah kanan dan jari hampir putus.

Selain itu, anak korban yakni Gebby mengalami luka pada bagian kepala cukup parah karena luka bacokan. Saat ini kedua korban masih mengalami perawatan di salah satu Rumah Sakit.

Sementara itu, Kapolsek Cimanggis, Kompol Jupriono mengatakan, korban ibu dan anak mengalami luka bacok senjata tajam oleh pelaku di bagian kepala, pelipis mata, dan jari manis tangan kanan nyaris putus.

Pelaku yang menyatroni rumah korban, dipergoki korban dan terjadi perlawanan sampai akhirnya kalah tersungkur.

“Pada saat mendapatkan informasi telah terjadi pencurian dengan kekerasan (Curas), anggota piket Reskrim Polsek Cimanggis dan Inafis Polres Metro Depok mengecek TKP dan mengambil barang bukti rekaman kamera cctv untuk proses penyelidikan,” katanya.

Jupriono menuturkan, kejadian berdasarkan keterangan sementara anak dan ibu. Kedua korban berada di kamar tidur depan, mendengar ada orang tidak dikenal masuk melalui pintu depan.

“Pada waktu korban mau masuk ke dalam rumah dari pintu depan menghubungi kamar korban. Langsung kepergok sama korban yang belum tidur dan sempat terjadi perlawanan,” ujarnya.

Pada waktu kejadian, pelaku mengambil sebilah pisau panjang seperti golok berada di dalam kamar korban, langsung merampas hp dan perhiasan imitasi korban.

Setelah itu pelaku langsung ke ruang utama dan langsung berhadapan dengan kedua korban.

“Lantaran mencoba berteriak minta tolong, pelaku langsung membacok satu persatu korban hingga salah satu jari ibunya nyaris putus,” tuturnya.

Setelah melukai korban, pelaku langsung melarikan diri meninggalkan korban yang sudah tidak berdaya dalam kamar.

“Pada korban langsung ditolong sama bapaknya segera dilakukan memberikan pertolongan pertama dibawa ke Rumah Sakit untuk penanganan medis,” ungkapnya.

Untuk barang bukti yang berhasil disita dari olah TKP anggota, lanjut Jupriono anggota berhasil menyita sebilah senjata tajam buat melukai korban dan sepasang sandal milik pelaku.

“Saat ini pelaku masih dalam pengejaran tim opsnal Polsek dan dibantu Polres Metro Depok untuk dapat ditangkap,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here