Wow! Transaksi Hewan Kurban di Depok Mencapai Lebih dari Rp 300 Miliar

48
Kepala DKP3 Kota Depok, Dadan Rustandi saat melakukan pemeriksaan hewan kurban.

Margonda | jurnaldepok.id
Perputaran transaksi penjualan hewan kurban di Kota Depok pada Hari Raya Idul Adha 1447 Hjiriah mencapai Rp 348,9 Miliar.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Depok, Harry Adam Fauzi kepada wartawan mengatakan, pelaksanaan kurban pada Idul Adha 1447 Hijriah di Kota Depok tahun 2026 berjalan lancar, tertib, dan kondusif.

Jumlah hewan kurban yang dipotong mengalami peningkatan dan berdampak pada perputaran ekonomi yang mencapai ratusan miliar rupiah. Berdasarkan data DKP3 Kota Depok hingga Jumat (29/05), jumlah hewan kurban yang dipotong mencapai 30.187 ekor.

Rinciannya yaitu 7.812 ekor sapi, 22.349 ekor kambing dan domba, serta 26 ekor kerbau. Jumlah hewan kurban tahun ini meningkat 4,04 persen dibandingkan tahun 2025 yang tercatat sebanyak 29.015 ekor.

Peningkatan jumlah hewan kurban turut berdampak pada perputaran ekonomi di Kota Depok. Pada tahun 2026, perkiraan perputaran uang dari kegiatan hewan kurban mencapai Rp348,9 miliar. Perhitungan tersebut menggunakan pendekatan rata-rata bobot dan harga daging untuk tahun 2026,

Dimana hewan kurban sapi diasumsikan memiliki bobot rata-rata sekitar 500 kilogram dengan harga Rp72.000 per kilogram. Sementara itu, kambing dan domba berkisar 25–40 kilogram, serta kerbau menyesuaikan harga pasar.

Sebagai perbandingan, pada tahun 2025 perhitungan dilakukan dengan asumsi bobot rata-rata sapi sekitar 450 kilogram.

Dengan pendekatan tersebut, perkiraan perputaran uang pada tahun 2025 tercatat sekitar Rp314,2 miliar. Dengan perbedaan asumsi bobot tersebut, kenaikan nilai perputaran uang sejalan dengan peningkatan jumlah hewan kurban serta penyesuaian bobot rata-rata hewan.

Harry menambahkan, Iduladha tidak hanya menjadi momentum ibadah dan berbagi kepada sesama, tetapi juga memberikan dampak sosial serta ekonomi yang luas bagi masyarakat.

“Selain sebagai bentuk ketaatan beribadah, kurban juga menjadi sarana untuk berbagi serta mendorong perputaran ekonomi di tingkat lokal,” ujarnya.

Dia mengatakan, kelancaran pelaksanaan kurban tidak terlepas dari sinergi pemerintah, panitia kurban, dan masyarakat yang menjaga pelaksanaan penyembelihan sesuai ketentuan.

“Alhamdulillah, pelaksanaan kurban di Kota Depok tahun ini berjalan lancar. Kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam berkurban juga terus meningkat dari tahun ke tahun,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here