Terus Tumbuh, Wali Kota Depok Apresiasi Para Pegiat Seni

74
Wali Kota Depok, H. Supian Suri didampingi Cing Ikah saat menghadiri pameran seni lukis.

Laporan: Aji Hendro
Wali Kota Depok, Supian Suri memberikan apreasiasi kepada para pelaku Depok yang menggelar pameran di gedung Baleka, Lingkungan Balaikota.

Menurutnya, karya-karya yang dipamerkan di gedung Baleka membuktikan geliat seni di Kota Depok terus tumbuh.

“Apresiasi setinggi-tingginya untuk para pelukis Depok yang luar biasa. Karya-karyanya bisa kita nikmati hari ini,” katanya, Kamis (25/6/2026).

Dia berharap semangat mencintai seni berjalan beriringan dengan semangat mencintai Kota Depok. Menurutnya, seni dapat menjadi bagian dari kenangan indah bagi masyarakat.

Supian menegaskan, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok akan terus mendukung para seniman agar dapat lebih sering menampilkan karya kepada publik melalui berbagai event.

“Saya mengajak warga Depok untuk hadir di sini. Pemerintah akan terus support teman-teman seniman, khususnya seni lukis,” ujarnya.

Dalam kunjungannya, Supian juga membeli sejumlah lukisan. Dia mengaku lebih menyukai karya beraliran realistis dan surealis dibanding abstrak.

“Saya jujur belum terlalu memahami lukisan abstrak. Saya lebih menikmati lukisan surealis yang lebih saya pahami,” ucapnya.

Di lokasi sama, Ketua Dewan Kesenian atau Paguyuban Perupa Depok, Joko Saptono mengatakan, ada sekitar 58 karya seni dari 26 perupa Depok dipamerkan dalam kegiatan yang berlangsung mulai 17 Juni hingga 3 Juli 2026.

Dia mengatakan, pameran ini merupakan agenda tahunan yang bertujuan membangun citra positif Kota Depok melalui seni rupa.

Menurutnya, penyelenggaraan tahun ini menjadi yang kedua setelah sebelumnya sukses digelar di Margo City. Ke depan, pihaknya berharap pameran dapat berkembang menjadi agenda seni yang lebih besar dan mampu menarik perhatian publik yang lebih luas.

“Kami ingin karya-karya para perupa Depok menjadi media untuk memperkenalkan kota ini,” katanya.

Harapannya, Depok tidak hanya dikenal sebagai kota penyangga Jakarta, tetapi juga sebagai kota yang memiliki kehidupan seni dan budaya yang berkembang. Puluhan karya yang dipamerkan menampilkan beragam aliran seni, mulai dari realisme, impresionisme, abstrak hingga surealisme.

Pengunjung juga dapat menikmati karya instalasi yang mengangkat unsur budaya lokal, termasuk motif batik khas Depok. Setiap karya menawarkan interpretasi berbeda tentang kehidupan masyarakat, sejarah, hingga dinamika pembangunan kota.

Sejumlah lukisan bertema tokoh dan perjuangan masyarakat Depok menjadi daya tarik tersendiri karena menghadirkan nilai historis yang kuat. Salah satu karya yang mencuri perhatian pengunjung adalah lukisan surealis bertema mesin industri yang menggambarkan perkembangan zaman dan transformasi perkotaan.

Di sisi lain, figur Margonda juga hadir dalam sejumlah karya sebagai simbol penghormatan terhadap sejarah dan identitas Kota Depok.

Selain menjadi ruang apresiasi seni, pameran ini juga membuka peluang ekonomi bagi para seniman. Seluruh karya yang dipamerkan dapat dimiliki masyarakat maupun kolektor dengan harga mulai dari Rp 2 hingga Rp10 juta.

“Melalui pameran tersebut, kami para perupa berharap seni rupa dapat menjadi sarana komunikasi budaya yang efektif sekaligus memperkuat posisi Kota Depok sebagai kota yang tumbuh bersama kreativitas dan inovasi warganya,” pungkasnya. n

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here