
Bojongsari | jurnaldepok.id
Luapan air Kali Angke yang kerap menggenangi permukiman warga di Perumahan Bumi Sawangan Indah (BSI), RW 08, Kelurahan Duren Mekar dan wilayah RW 12, Kelurahan Pondok Petir, Kecamatan Bojongsari hingga kini masih menghantui warga setempat.
Kekhawatiran warga di dua wilayah Kelurahan ini cukup beralasan sebab luapan air dari bidang Kali Angke sudah sering terjadi dan dirasakan sangat mengganggu kenyamanan warga.
“Luapan air dari Kali Angke sudah sering melanda kawasan permukiman kami, terlebih jika terjadi hujan di wilayah hulu sungai maka kami hampir dapat dipastikan air kali akan meluap ke lingkungan kami,” ujar Ketua RW 08, Kelurahan Duren Mekar, Kecamatan Bojongsari.

Menanggapi hal ini, Camat Bojongsari, Suryana Yusup mengatakan ada beberapa hal yang harus dilakukan untuk mengantisipasi peningkatan debit air Kali Angke diantaranya pembuatan kolam penampungan air (Embung) di areal permukiman warga yang sering terdampak luapan air dan mengoptimalkan pompa sedot air yang sudah ada.
“Kami akan mengusulkan pembuatan kolam air atau biasa disebut Embung disekitar aliran air Kali Angke dan memastikan mesin pompa siap untuk dioperasikan jika sewaktu waktu debit air meningkat dan tumpah ke permukiman warga,” tegas Suryana usai berdiskusi dengan pengurus lingkungan perumahan BSI, RW 08, Kelurahan Duren Mekar, Kecamatan Bojongsari.
Untuk penanggulangan luapan air Kali Angke di wilayah RW 12, Kelurahan Pondok Petir, Kecamatan Sawangan, Suryana mengatakan akan meningkatkan koordinasi dengan Bidang SDA Dinas PUPR guna mengintensifkan pengerukan kawah kali untuk meningkatkan kapasitas daya tampung bidang Kali sehingga air tidak gampang meluap ke permukiman warga.
“Ya, untuk penanggulangan luapan air Kali Angke di wilayah Kelurahan Pondok Petir, kami akan mengintensifkan pengerukan atau normalisasi kawah Kali guna mengurangi potensi luapan air ke areal seputar Kali,” pungkas Suryana. n Asti Ediawan








