

Margonda | jurnaldepok.id
Pemerintah Kota (Pemkot) Depok optimistis standar layanan Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Depok akan semakin baik melalui perbaikan bersama.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok, Devi Maryori mengungkapkan, terdapat sejumlah aspek yang perlu ditingkatkan. Di antaranya pengelolaan sampah yang belum optimal, serta penyesuaian Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) agar sesuai ketentuan.
Selain itu, tim juga mencatat perlunya penyempurnaan fasilitas, seperti ketersediaan alat pengukur suhu pada penyimpanan bahan makanan, serta pemisahan area pendingin dengan area pengemasan guna menjaga kualitas pangan. Kebersihan area dapur juga perlu terus ditingkatkan untuk meminimalkan potensi kontaminasi.

“Saat mantau di SPPG di Tapos kami Tim turut mengingatkan pentingnya penataan area kerja, termasuk tempat pencucian peralatan serta proses pengeringan wadah makanan agar sesuai dengan prosedur yang dianjurkan,” katanya, Minggu (19/4/2026).
Meski demikian, Satuan Tugas (Satgas) memberikan apresiasi terhadap variasi menu serta komposisi gizi yang telah disiapkan oleh SPPG Tapos 1 hingga 5. Ke depan, hasil sidak akan ditindaklanjuti melalui evaluasi dan koordinasi bersama pengelola SPPG serta pihak terkait guna memastikan peningkatan kualitas layanan secara berkelanjutan.
Di lokasi sama Ketua Satgas MBG Kota Depok, Chandra Rahmansyah mengatakan, kegiatan inspeksi mendadak (sidak) bertujuan memastikan kepatuhan terhadap Standar Laik Higienis Sanitasi (SLHS) guna menjamin keamanan pangan.
Saat ini, dari 156 SPPG yang beroperasi di Kota Depok, sebanyak 49 di antaranya telah mengantongi sertifikat SLHS.
“Dari hasil pemantauan atau sidak ini menjadi bahan evaluasi bersama untuk meningkatkan kualitas layanan dapur MBG ke depan,” katanya.
Sidak ini dilakukan untuk memastikan program prioritas Presiden Prabowo Subianto berjalan sesuai sasaran, tujuan, dan harapan.
Dalam peninjauan tersebut, tim melihat langsung aktivitas dapur di lima SPPG yang tengah menyiapkan makanan untuk didistribusikan kepada penerima manfaat.
Koordinator SPPG se-Kota Depok, Rakha Pratama meyambut baik adanya kegiatan pemantauan kegiatan di SPPG di Depok.
Dia menginginkan pelaksanaan Program Makanan Bergizi Gratis berjalan dengan transparan dan berkualitas, sehingga masyarakat diberikan kesempatan untuk menyampaikan keluhan maupun saran terkait program tersebut.
Ia pun mengatakan partisipasi aktif masyarakat memiliki peran penting dalam mengawal dan memantau pelaksanaan Program MBG.
Dia menyampaikan bahwa partisipasi publik akan membantu pemerintah menindaklanjuti setiap temuan di lapangan secara cepat. Namun aduan tersebut harus yang akurat bukan info yang hoax.
“Dengan adanya saluran aduan dari masyarakat bisa ikut mengawal agar program MBG yang tepat sasaran,” katanya. n Aji Hendro








