

Tapos | jurnaldepok.id
Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melalui RSUD ASA Depok menggelar operasi bibir sumbing. Banyak warga yang mengikuti kegiatan bakti sosial ini.
Warga merasa sangat terbantu dengan adanya operasi bibir sumbing. Mereka pun mengucapkan terima kasih kepada Pemkot Depok dan Wali Kota Depok, Supian Suri.
Alim Ekowati, salah satu orang tua pasien kepada wartawan mengatakan, dirinya mengetahui adanya operasi bibir sumbing di Depok dari media sosial.

“Saya tahu program ini dari media sosial,” katanya, Sabtu (18/4/2026).
Dia menambahkan, kegiatan bakti sosial operasi bibir sumbing ini memang sangat dibutuhkan sekali buat dirinya yang kurang mampu. Alim mengatakan dengan zaman yang semakin maju banyak aksi bully terhadap anak-anak.
“Saya mengkhawatirkan anak saya ke depannya anak saya ke depannya banyak mendapatkan bully jadi saya usahakan untuk agar cepat normal seperti teman-temannya,” ujarnya.
Dengan mendapatkan operasi bibir sumbing anaknya kini menjadi normal. Dia pun sangat bersyukur dengan adanya operasi tersebut.
“Semoga program-program seperti ini selalu ada buat membantu kami warga yang memang sangat membutuhkan Depok semakin maju semakin sukses,” ucapnya.
Plt Direktur RSUD ASA Depok, Indriati kepada wartawan mengatakan, ada sekitar 31 pasien yang mengjkuti kegiatan bakti sosial operasi bibir sumbing dan langit-langt. Mereka berasal tidak hanya dari Depok, tetapi juga dari Kabupaten Bogor, Bekasi, Tangerang, hingga wilayah DKI Jakarta dan Bandung.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan harapan baru bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya mereka yang selama ini terkendala biaya maupun akses layanan medis,” katanya.
Dari total pendaftar, sebanyak 25 pasien dinyatakan siap menjalani operasi. Rinciannya, 12 pasien operasi bibir sumbing dan 13 pasien operasi langit-langit.
Pelaksanaan operasi melibatkan tim medis gabungan yang profesional, terdiri dari dokter bedah plastik, dokter bedah, dokter anestesi, serta tim perawat dan tenaga pendukung dari RSUD ASA dan Smile Train Indonesia.
Indriati menegaskan, kegiatan ini tidak hanya berfokus pada tindakan medis, tetapi juga menjadi upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya penanganan dini terhadap kelainan bawaan.
“Harapannya, kualitas hidup pasien bisa meningkat dan mereka dapat tumbuh lebih percaya diri,” jelasnya.
Program ini terselenggara berkat kolaborasi berbagai pihak, mulai dari Pemerintah Kota Depok, Smile Train Indonesia, APKESMI, hingga dukungan internal BLUD RSUD ASA serta para relawan. Kolaborasi tersebut dinilai menjadi kunci keberhasilan dalam menghadirkan layanan kesehatan gratis yang berkualitas dan tepat sasaran.
Sementara itu, Wali Kota Depok, H. Supian Suri menyampaikan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan, khususnya operasi bibir sumbing dan langit-langit secara gratis.
Ia menjelaskan, dalam rangka HUT ke-27 Kota Depok, pemerintah menghadirkan layanan operasi gratis bagi masyarakat.
“Ini ada kegiatan dalam rangka HUT Kota Depok yang ke 27 tahun, kita mengadakan kegiatan operasi bibir sumbing dan langit-langit gratis bagi warga yang membutuhkannya,” katanya.
Menurutnya, sebanyak 28 pasien akan menjalani operasi dalam kegiatan tersebut. Peserta yang mengikuti kegiatan ini tidak hanya berasal dari Kota Depok, tetapi juga dari berbagai daerah lain
“Alhamdulillah tadi ada 28 pasien yang dilakukan operasi, baik bibir sumbing maupun langit-langit. Pasien yang datang ini bukan hanya warga Depok. Ada warga Bogor, bahkan ada informasi dari Semarang, dari Jakarta, dari Tangerang, Cikarang, Bekasi juga ada,” jelasnya.
Ia berharap, momentum HUT Kota Depok tidak hanya dirasakan oleh warga lokal, tetapi juga memberikan manfaat yang lebih luas. n Aji Hendro








